RadarBanyuwangi.id - Ubi Cilembu, berasal dari Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya berbeda dari jenis ubi lainnya.
Keistimewaan utama dari ubi Cilembu adalah rasa manis alami yang dimilikinya. Ubi ini sering disebut sebagai "ubi manis" karena rasanya yang luar biasa manis, bahkan lebih manis dibandingkan dengan ubi jalar biasa.
Keunikan lainnya adalah cara penanamannya. Ubi Cilembu tumbuh di tanah yang subur dengan teknik budidaya yang khusus, yang memungkinkan umbi ini mengandung lebih banyak pati dan gula alami.
Karena kandungan gulanya yang tinggi, saat dipanggang atau dibakar, ubi ini mengeluarkan rasa manis alami yang sangat khas.
Bahkan, ketika dipanggang, ubi Cilembu akan melelehkan bagian dalamnya, menyerupai cairan manis yang lezat.
Ubi Cilembu memiliki bentuk yang agak kecil dengan kulit yang berwarna cokelat muda, sementara dagingnya berwarna kuning cerah.
Selain rasanya yang manis, ubi Cilembu juga kaya akan kandungan gizi, seperti serat, vitamin A, dan vitamin C yang baik untuk kesehatan mata, pencernaan, dan sistem imun tubuh.
Karena keunikannya, ubi Cilembu kini tidak hanya populer di daerah asalnya, tetapi juga mulai dikenal luas di seluruh Indonesia.
Banyak orang yang mencari ubi Cilembu untuk dijadikan camilan sehat atau hidangan penutup yang menggugah selera.
Oleh karena itu, ubi Cilembu kini menjadi salah satu ikon kuliner khas Jawa Barat yang semakin diminati.
Dengan semua keunggulan tersebut, ubi Cilembu layak mendapatkan perhatian lebih sebagai alternatif camilan sehat dengan cita rasa manis yang alami. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi