Bahkan ketenaran donat boleh jadi sampai ke seantero dunia. Donat lazim dikenal karena bentuknya yang unik. Bentuknya yang seperti cincin, donat biasa disajikan dengan aneka toping.
Selain itu donat juga bisa diolah dengan berbagai jenis bahan seperti tepung terigu, gandum, kentang, bahkan ubi. Namun ada dua jenis donat yang cukup digemari dan tren akhir –akhir ini.
Dua jenis donat itu yakni bomboloni dan comboloni. Bomboloni merupakan donat yang berasal dari Italia. Donat ini dikenal karena tidak memiliki bentuk seperti cincin.
Donat ini diisi dengan berbagai varian rasa seperti krim, cokelat, selai, atau marmalade. Nama bomboloni sendiri terinspirasi dari kata "bomba" yang artinya bom.
Hal ini mungkin mengacu pada bentuknya yang bulat dan menggembung, dengan isian melimpah.
Sedangkan cromboloni ternyata merupakan inovasi kudapan modern kekinian. Kehadirannya bahkan sempat yang viral di Indonesia. Keunikannya merupakan hasil perpaduan antara croissant dan bomboloni.
Cromboloni memiliki lapisan luar renyah croissant. Namun bagian bagian dalamnya lembut seperti bomboloni.
Selain itu dari akar rumpuntya, bomboloni merupakan cita rasa donat khas Italia. Donat ini menawarkan isian beragam dan memperkaya pengalaman rasa.
Sedangkan cromboloni memiliki akar yang berbeda. Ketiganya membuktikan bahwa dunia kuliner khususnya kudapan terus berkembang. Kehadirannya seolah memberikan pilihan tak terbatas bagi para pecinta kuliner. (*)
Editor : Niklaas Andries