RADARBANYUWANGI.ID - Wongsorejo, sebuah kecamatan di Banyuwangi, Jawa Timur, dikenal dengan produksi tahu yang tidak hanya berkualitas tinggi tetapi juga mempertahankan metode tradisional dalam proses pembuatannya.
Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang tahu dari Wongsorejo:
- Metode Pembuatan Tradisional: Proses pembuatan tahu di Wongsorejo, khususnya di Dusun Karanganyar, Desa Bajulmati, masih menggunakan metode tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Hal ini memberikan cita rasa khas dan kualitas yang diakui oleh masyarakat.
- Pemanfaatan Kedelai yang Optimal: Di Wongsorejo, pembuatan tahu tidak hanya berfokus pada produk akhir, tetapi juga memaksimalkan pemanfaatan semua bagian kedelai. Setiap bagian kedelai dimanfaatkan secara optimal, sehingga mengurangi limbah dan meningkatkan efisiensi produksi.
- Ampas Tahu sebagai Pakan Sapi: Ampas tahu yang dihasilkan dari proses pembuatan tahu dimanfaatkan sebagai pakan sapi. Ampas ini dikenal memiliki kandungan protein tinggi, yang berkontribusi pada kesehatan dan pertumbuhan sapi, menjadikannya pakan yang sangat berguna.
- Pabrik Tahu yang Sukses: Ahmad Mahfud, seorang pengusaha lokal, berhasil mengembangkan usahanya dari pabrik tahu menjadi peternakan sapi yang sukses. Saat ini, ia memiliki 500 ekor sapi dan mempekerjakan 12 karyawan, menunjukkan keberhasilan dalam mengelola usaha yang berkelanjutan.
- Penjualan Tahu dan Sapi Luar Daerah: Tahu dari Wongsorejo tidak hanya dipasarkan di daerah lokal, tetapi juga dikirim ke berbagai kota besar seperti Malang, Surabaya, dan Pasuruan. Selain itu, sapi-sapi dari peternakan Ahmad Mahfud dijual ke daerah seperti Bogor, Cibinong, dan Depok, memperluas jangkauan pasarnya.
- Inspirasi bagi Generasi Muda: Keberhasilan Ahmad Mahfud dalam merintis dan mengembangkan usahanya menjadi inspirasi bagi generasi muda di daerah tersebut. Ia menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, impian untuk sukses dalam berbisnis dapat tercapai.
- Wongsorejo sebagai Penghasil Cabai Rawit: Selain dikenal dengan produksi tahunya, Wongsorejo juga merupakan daerah penghasil cabai rawit terbesar di Banyuwangi. Cabai rawit dari daerah ini memiliki tingkat kepedasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain, menambah nilai komoditas pertanian di wilayah tersebut.
Dengan kombinasi antara tradisi, inovasi, dan pemanfaatan sumber daya yang optimal,
Wongsorejo tidak hanya menjadi pusat produksi tahu, tetapi juga contoh sukses dalam pengembangan usaha yang berkelanjutan. (*)
Editor : Ali Sodiqin