Radarbanyuwangi.id – Mulai dewasa hingga anak-anak tentu tidak dapat menolak kenikmatan cita rasa yang dihadirkan oleh semangkuk bakso.
Bulatan daging yang biasa disebut pentol ini semakin nikmat dinikmati dengan kuah gurih yang panas.
Sebagi pelengkap ada tambahan bihun atau mi yang bisa menjadi teman menyantap bakso. Ditaburi daun bawang dan bawang goreng membuat bakso benar-benar sayang untuk melewatkan menikmati sajian yang satu ini.
Menyajikan bakso sebagai pelengkap Idul Fitri, bukan tanpa alasan. Bakso kala itu dianggap sebagai menu makanan pokok yang tidak mengenyangkan.
Masyarakat lebih mengenal bakso sebagai hidangan pembuka saja. Maka menyajikan bakso sebagai menu pelengkap lebaran sempat dirasakan hal aneh kala itu.
“Dianggap aneh kok bakso dibuat untuk menu sajian lebaran” imbuh Afia.
Maka tidak heran saat awal membuat menu bakso sebagai menu pendamping di saat lebaran, banyak tamu yang berkunjung menolak saat ditawari untuk makan.
Anggapan itu pun tak dianggap masalah. Sebab bakso yang dibuat saat lebaran lebih banyak dibuat untuk konsumsi keluarga sendiri.
“Ya cuma nawari siapa tahu mau amakan. Ternyata awalnya banyak yang nggak mau. Kalau nggak mau yang sudah,” ujarnya. BERSAMBUNG
Editor : Niklaas Andries