Bahkan tradisi sudah menjadi kelaziman bagi warga Nahdliyin di mana pun berada. Saat ada yang meninggal dunia, maka mereka akan menggelar selamatan. Tradisi ini biasanya dilakukan dalam beberapa tahapan.
Selamatan digelar biasanya saat hari ke pertama hingga ketujuh, hari ke-40, ke-100, dan hari ke-1000 setelah seseorang wafat. Bahkan beberapa kesempatan tradisi tahlilan dilaksanakan setiap tahun (haul) tepat saat hari si mayit itu meninggal dunia.
Disela-sela selamatan kematian tersebut, si empunya hajat biasanya akan menjamu masyarakat yang turut dalam kegiatan tersebut. Beberapa menu makanan biasanya disajikan sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih keluarga mayit atas panjatan doa yang telah diberikan untuk almarhum atau almarhumah.
Berikut tujuh menu sajian yang biasa disajikan saat selamatan kematian mulai hari pertama hingga ketujuh usai seseorang meninggal dunia:
1. Soto ayam
Sajian ini menjadi menu paling populer saat tahlilan. Cara pembuatannya yang simpel, sederhana, dan tidak membutuhkan bahan yang begitu banyak. Soto ayam jadi pilihan utama saat selamatan hari pertama bagi tamu tahlilan yang datang ke keluarga mayit saat selamatan kematian.
2. Nasi pecel
Nasi pecel menjadi opsi sajian untuk jamuan saat tahlilan pada kedua. Menu ini dipilih sering dipilih sebagai variasi menu. Selain agar tamu tahlilan mendapat suguhan lebih bervariasi. Nasi pecel juga mudah dibuat dan tidak membutuhkan bahan yang terlalu banyak untuk membuatnya.
3. Rawon
Nasi rawon sering menjadi pilihan bagi keluarga mayit untuk menjamu tamu tahlillan. Makanan berkuah ini menjadi pilihan karena rasanya yang gurih hingga diharapkan tamu tahlilan lebih bersemangat. Cara buatnya dan bahan pun tersedia melimpag serta terlalu ribet prosesnya.
4. Lontong sayur
Menu lontong sayur ini biasanya hadir sebagai pelengkap jamuan tahlilan. Lontong sayur juga mudah dibuat dan tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar.
5. Tempongan
Sebagai salah satu menu khas Banyuwangi. Menu tempongan juga banyak disajikan saar tahlilan. Makanan ini menjadi pilihan suguhan karena pembutannya mudah dan nggak ribet. Disamping itu menu tempongan juga disukai banyak orang.
6. Sate gule
Menu sate gule biasanya banyak disuguhkan menjelang akhir masa akhir tahlilan. Bisa disajikan pada malam keenam atau hari terakhir. Sate yang disajikan pun kebanyakan adalah jenis daging ayam. Karena mudah diterima semua kalangan.
7. Sop ayam
Sop ayam biasanya disajikan di malam penutup alias malam ketujuh tahlilan. Menu ini dipilih selain faktor kepraktisannya. Pembuatannya pun tidak rumit. Disajikan dengan petis hitam bercita rasa agak pedas, membuatnya menjadi menu pamungkas tahlilan.
Editor : Niklaas Andries