Masuknya makanan berkategori panas dan dingin tentu saja membuat kondisi tenggorokan rawan serik atau sakit. Nelan susah dan ujung ujungnya bisa kena radang tenggorokan. Bila sudah begini akibatnya berburu kuliner saat lebaran bisa terancam bubar lebih cepat.
Tapi ada satu sajian saat lebaran yang sebetulnya bisa mengatasi masalah itu semua khususnya kesehatan tenggorokan. Rasanya enak tetapi juga bisa menjadi jamu bagi penikmatnya. Jajanan itu adalah manisan pala.
Manisan pala memiliki sensasi hangat saat sampai tenggorokan. Tapi sayang penyajian jajanan ini kini mulai jarang disajikan. Kalau pun ada, paling cuma satu dua rumah atau bahkan beda desa.
Cara buat manisan pala ini sejatinyan cukup mudah. Cukup sediakan buah pala, air matang, garam, gula, dan kapur sirih. Langkah pertama tentu saja kupas buah pala, ambil dagingnya buang kulitnya. Jangan kebalik ya.
Kedua daging pala diiris tipis tipis. Bentuk irisan daging pala bisa disesuaikan dengan kreasi bentuk yang akan dibuat. Bisa bentuk bunga mawar atau kreasi lainnya.
Kemudian larutkan air, air, kapur sirih, dan garam dalam wadah. Masukkan daging irisan pala didalamnya. Rendam minimal 1 hari saja.
Setelah itu angkat daging pala dan tiriskan. Kemudian rebus air dan campurkan gula, aduk sampai merata.
Setelah agak mengental kemudian angkat dan dinginkan. Lalu masukkan daging pala ke dalam air campuran gula tadi dan diamkan selama 1 hari. Berikutnya angkat dan tiriskan.
Langkah berikutnya jemur dibawah sinar matahari sampai kering. Setelah itu taburi dengan gula pasir. Manisan buah pala siap dihidangkan deh. Mudah kan buatnya. (*)
Editor : Niklaas Andries