Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Keciput, Jajanan Jadul Khas Lebaran di Banyuwangi, Si Mungil Renyah Bertabur Wijen

Niklaas Andries • Jumat, 22 Maret 2024 | 11:05 WIB

DISUKAI: Keciput menjadi salah satu suguhan saat lebaran di Banyuwangi
DISUKAI: Keciput menjadi salah satu suguhan saat lebaran di Banyuwangi
Radarbanyuwangi.id – Ngemil boleh jadi menjadi aktivitas yang palng banyak dilakukan orang saat lebaran. Kegiatan ini bisa dilakukan sambil bersantar dan bencengkrama dengan teman, keluarga, maupun kerabat.

Bercerita ngalor ngidul sambil tangan bermain dalam toples untuk mengambil isinya memang mengasyikkan. Tanpa terasa isi dalam toples sudah habis saja. Lebaran memang banyak menghadirkan deretan jajanan enak dan menggugah selera.

Keciput misalnya. Kue ini sepintas mirip dengan onde-onde. Bertabur wijen dibagian luarnya. Tapi ukurannya hanya seukuran kelereng atau gunduh. Saat dikunyah rasanya langsung terasa, kres!.

Generasi 80an, mengenal kue keciput dengan bentuk pakem bulat tadi. Tapi dalam perkembangannya kue ini mulai disajikan bulat memanjang.

Tapi tidak meninggalkan ciri utamanya, bertabur wijen. Kue keciput memiliki bahan penyusun berupa gula pasir, telur, garam, tepung ketan, vanili bubuk, margarin, air kapur sirih, wijen, emulifier atau SP, santan, dan minyak goreng.  

Cara buatnya pun ibu-ibu di rumah pasti sudah paham.  Pertama, kocok gula, telur, garam, dan sp sampai larut. Sebaiknya gunakan alat pengocok seperti mixer atau kosokkan manual yang biasa terbuat dari kawat lentur.

Lalu masukkan margarin, tepung ketan, dan air kapur sirih. Kemudian uleni sambil dituang satan secara perlahan lahan. Aduk sampai lembut dan  kalis sehingga enak saat dibentuk. Bentuk bisa dibuat bulat atau memanjang.

Lalu taburi dengan biji wijen secara merata. Kemudian masukkan adonan ke dalam kantong plastik sampai terikat dan tertutup semua.

Langkah terakhir, panaskan minyak dengan kondisi api sedang. Kemudian kue keciput wijen di goreng.  Agar wijen tidak rontok, sebaiknya jangan bolak-balik adonan agar wijen dengan kasar.

Setelah matang tiriskan. Kue kecuput saat masih panas kondisinya masih agak empu. Biarkan dingin mengeras. Simpan kue kemudian dalam wadah tertutup. (*)

Editor : Niklaas Andries
#onde-onde #wijen #bulat #jadul #minyak goreng #banyuwangi #kue #jajanan