Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Berburu Ayam Lodho di Pelosok Banyuwangi, Tidak Perlu Jauh-Jauh ke Tulungagung

E. Irwan Suryanto • Senin, 4 Maret 2024 | 14:49 WIB
Menu lontong ayam lodho bisa diganti nasi yang disajikan terpisah dengan kuah ayam lodhonya.
Menu lontong ayam lodho bisa diganti nasi yang disajikan terpisah dengan kuah ayam lodhonya.

RadarBanyuwangi.id - Kelezatan ayam lodho kini bisa dinikmati di Banyuwangi.

Biasanya ayam lodho dihidangkan masyarakat di Tulungagung dan Trenggalek sebagai hidangan tradisional yang disantap sehari-hari atau sajian tradisi selamatan.

Namun, kini ada Warung Umyah Menur di Banyuwangi yang menawarkan salah satu menu ayam lodho, sehingga kita tidak perlu jauh-jauh datang ke Tulungagung atau Trenggalek.

Lokasi Warung Umyah Menur berada di pelosok desa, yakni terletak di Dusun Pancoran, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Dari Terminal Sasak Perot Banyuwangi berjarak sekitar 3 kilometer ke arah barat.

Sampai depan SPBU Olehsari, Kecamatan Glagah, belok kiri mengikuti jalan paving sejauh 1 kilometer ke arah selatan.

Jalan paving itu lumayan sempit hanya cukup untuk satu mobil lewat, bahkan sempat terputus dan berganti jalan aspal rusak sepanjang 100 meter hingga di depan Warung Umyah Menur.

Lokasi warung dikelilingi kebun dengan pepohonan yang rindang.

Bangunan warung terbuat dari bambu, termasuk bangunan utama Sanggar Seni Angklung Soren dan 3 gubuk sebagai tempat konsumen makan.

Warung Umyah Menur di tengah kebun yang sejuk di Dusun Pancoran, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.
Warung Umyah Menur di tengah kebun yang sejuk di Dusun Pancoran, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Menu utama yang ditawarkan adalah ayam lodho dengan harga Rp 17 ribu dan ayam kesrut Rp 20 ribu untuk satu porsinya.

"Daging ayamnya dipilih dari ayam kampung," kata Tiar, yang melayani order pembeli di meja kasir Warung Umyah Menur, Minggu siang (3/3).

Selain menu utama juga ada beberapa menu lain yang ditawarkan di daftar menu, antara lain nasi tempong, nasi soto, rujak soto, rujak lontong, dan, tahu lontong.

Sedangkan menu lontong ayam lodho bisa diganti dengan nasi ayam lodho, yang penyajiannya dipisah antara sepiring nasi dengan semangkuk kuah ayam lodho.

"Harganya tetap Rp 17 ribu satu porsi, meski lontongnya diganti sepiring nasi," imbuh Tiar.

Untuk pelepas dahaga setelah menempuh rute jauh dan jalan aspal gronjalan, kita bisa memesan aneka minuman dingin, seperti es teh, es jeruk, es susu, dan es cincau yang hanya Rp 5.000 segelas.

Jika cuaca sedang mendung, maka aneka minuman hangat bisa menjadi teman pengusir hawa dingin, seperti kopi, teh panas, jeruk panas, jahe, dan sere.

Ada lagi minuman penyegar tenggorokan, yakni es joshua dan soda gembira.

Untuk camilan bisa memesan kucur atau sepiring pisang goreng hangat berisi 6 biji hanya seharga Rp 6.000.

"Kami buka mulai pagi hingga sore, yakni sejak jam 08.00 sampai 17.00 WIB," pungkas Tiar. (irw)

Editor : Ali Sodiqin
#angklung #olehsari #tulungagung #Kuliner #Sanggar Seni #trenggalek #banyuwangi #glagah #Ayam lodho