Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mabuk Naik Bus, Santap Bakso Tetelan Depan Terminal Jajag, Gambiran, Banyuwangi Langsung Penyar

E. Irwan Suryanto • Kamis, 8 Februari 2024 | 20:20 WIB
Warung bakso tetelan depan Terminal Jajag jadi jujugan transit penumpang bus.
Warung bakso tetelan depan Terminal Jajag jadi jujugan transit penumpang bus.

RadarBanyuwangi.id – Butuh tempat transit untuk meredakan pening  usai bepergian mengendarai bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) atau bus umum mini?

Ada tempat santai yang nyaman di depan Terminal Jajag di Jalan Yos Sudarso 69 C, Dusun Kampung Baru, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi.

Sebuah warung bakso tetelan dan mie ayam berada tepat di depan terminal penumpang tipe C itu. Posisinya di seberang jalan raya Jember, Jajag, Kecamatan Gambiran.

Ruangannya cukup lega dan nyaman untuk beristirahat usai menumpang bus yang bikin kepala pening dan mabuk darat.

Ada dua menu andalan yang disajikan untuk konsumen, yakni bakso tetelan dan mie ayam.

Bakso tetelan hanya dihargai Rp 15 ribu satu mangkuk. Sedangkan mie ayam lebih murah, yakni Rp 10 ribu semangkuk.

Sajian di mangkuk bakso tampak menggiurkan bikin goyang lidah.

Pasalnya, daging tetelannya sangat banyak, sehingga isi mangkuk terlihat penuh.

Apalagi pentol urat jumbonya sungguh menggoda untuk segera disantap.

Baksonya disajikan dengan daging tetelan yang lumayan banyak.
Baksonya disajikan dengan daging tetelan yang lumayan banyak.

Ada tambahan tahu pentol dengan ukuran besar yang rasanya gurih dan nikmat.

Yang lapar berat bisa juga tambah lontong.

Begitu juga penampakan mie ayam yang porsinya cukup banyak.

Sayur dan dagingnya ayamnya pun tidak pelit.

Worth it dengan harga cuma Rp 10 ribu,” ujar Efendi, konsumen dari Kota Banyuwangi.

Apa saja minuman segar yang bisa dipesan kala siang hari?

Ada aneka minuman botol dingin dan es teh maupun es jeruk.

Bagi pecinta minuman hangat bisa memesan teh hangat, jeruk hangat, bahkan secangkir kopi.

“Pening gara-gara mabuk darat setelah naik bus, bisa langsung penyar begitu menikmati bakso panas dikasih sambal dan minum jeruk panas,” kata Samsul yang baru turun dari bus di Terminal Jajag.

Warung bakso tetelan di depan Terminal Jajag itu merupakan cabang dari warung bakso tetelan di Bali.

“Sebelumnya kami buka di Bali, kemudian mencoba buka cabang di Jajag, Gambiran, Banyuwangi ini,” kata ibu penjual bakso yang biasa dipanggil Emak oleh pegawainya itu. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#transit #bakso tetelan #bus #banyuwangi #Terminal Jajag