Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Satu Lagi Kuliner Khas Banyuwangi, Rujak Kelang dengan Kuah Pindang Ikan dan Petis Madura

Dedy Jumhardiyanto • Minggu, 17 September 2023 | 21:30 WIB
DARI MUNCAR: Tampilan rujak kelang yang segar dan banyak dijual di kawasan komunitas pesisir Madura di Banyuwangi.
DARI MUNCAR: Tampilan rujak kelang yang segar dan banyak dijual di kawasan komunitas pesisir Madura di Banyuwangi.

RadarBanyuwangi.id – Menu kuliner Banyuwangi sangat populer. Salah satunya yakni rujak.

Beragam nama rujak ada dan tersedia di kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini. Rujak kelang salah satunya.

Rujak kelang ini banyak ditemukan di sekitar Pelabuhan Ikan Muncar.

Selain terkenal dengan aneka hasil laut seperti ikan, kepiting dan cumi, kuliner makanan khas dari pelabuhan ikan terbesar di Indonesia adalah rujak kelang.

Seperti rujak lainnya, rujak kelang terdiri dari potongan buah mangga, ketimun, pepaya, dan bengkoang yang dicacah.

Kemudian dicampur dengan kuah pindang ikan yang hangat dengan sedikit petis ikan, garam, dan potongan cabai rawit.

Agar lebih nikmat biasanya dilengkapi dengan potongan tahu goreng dan kerupuk kromoleo dari tepung singkong.

”Kalau yang terbaru tidak hanya krupuk kromoleo tetapi juga dipadu dengan cireng,” ungkap Diah Kumalasari, salah seorang pedagang rujak kelang di Banyuwangi.

Rujak kelang awalnya memang hanya bisa dijumpai di kawasan Pelabuhan Ikan Muncar, tepatnya di Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

Walaupun tempatnya di warung sederhana depan rumah, pelanggan rujak kelang cukup banyak dan harus mengantre untuk mendapatkan seporsi rujak kelang.

Namun, seiring perkembangan zaman kini rujak kelang juga mulai banyak dijual di kawasan perkotaan.

Termasuk di wilayah Kecamatan Rogojampi. Kualitas cita rasa rujak kelangnya juga tak jauh beda.

”Untuk pedasnya bisa disesuaikan selera, ada yang pakai cabai, ada juga yang cabainya 10 biji. Semakin pedas semakin enak,” jelas perempuan asal Pulau Madura itu.

Untuk kuah pindang, kata Diah, menggunakan ikan pilihan yang masih segar sehingga tidak ada aroma amis yang kuat dari kuah pindang.

Untuk petis ikannya dia juga menggunakan petis terbaik dari langganannya yang didatangkan langsung dari Pulau Madura.

”Yang bikin beda rujak kelang ini pada kuah ikan pindang. Enak kalau disajikan dalam kondisi masih hangat. Bedanya dengan rujak lain, kalau rujak kelang ini tidak pakai terasi,” jelasnya.

Walaupun isian buahnya hampir sama, namun jangan tanya rasanya. Cita rasa rujak kelang sangat khas dan istimewa.

Rasa buah-buahan yang segar dan asam dari mangga berbaur dengan gurihnya petis dan kuah pindang bakal membuat ketagihan.

Apalagi, dengan rasa pedas dari potongan cabai rawit membuat rujak kelang makin nikmat.

Riva Nurazizah, salah seorang pelanggan rujak kelang mengaku rutin membeli rujak kelang saat selera makannya mulai meredup.

Selain karena rasanya yang enak, rujak kelang adalah makanan yang sehat sekaligus dapat mengembalikan selera makan.

”Buah-buahannya segar dan sehat karena banyak serat. Harganya cukup murah dan terjangkau. Kalau rasanya nano-nano pedas, asam, gurih, asin, semuanya ada,” pungkas perempuan yang berprofesi sebagai guru ini. (ddy/bay/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#Mangga #rujak kelang #cabai #petis #Kuliner #banyuwangi #madura #garam #Pepaya #muncar