Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Diparut Bukan Diiris, Rujak Gobet Cocok untuk Menu Penutup Makan Siang Anda saat Berkunjung ke Banyuwangi

Ayu Lestari • Minggu, 17 September 2023 | 19:30 WIB
MENU PENUTUP: Aneka buah dengan bumbu kental bercita rasa manis, pedas, asin, dan asam.
MENU PENUTUP: Aneka buah dengan bumbu kental bercita rasa manis, pedas, asin, dan asam.

RadarBanyuwangi.id – Anda sedang berkunjung ke Banyuwangi?

Jangan lupa siapkan perut Anda untuk menikmati beragam kuliner di daerah ujung timur Pulau Jawa ini.

Nah, bagi Anda penggemar kuliner rujak, mungkin jenis rujak gobet akan menjadi salah satu makanan favorit jika sedang berwisata ke Banyuwangi.

Rujak gobet merupakan varian rujak manis yang unik.

Buah-buahan yang menjadi isian rujak ini tidak dipotong atau diiris, melainkan diparut.

Kemudian disajikan dengan kuah yang memiliki perpaduan rasa manis, asam, dan pedas.

Aneka jenis buah-buahan yang biasa digunakan untuk rujak gobet di antaranya bengkuang, nanas, belimbing, jambu, dan timun.

Sedangkan untuk bumbunya menggunakan gula aren, cabai rawit, cabai merah keriting, garam, dan asam jawa tanpa biji.

Bisa juga ditambahkan sedikit kacang tanah goreng yang ditumbuk halus.

Agar lebih nikmat, rujak gobet bisa disimpan dalam kulkas terlebih dahulu atau ditambahkan dengan tambahan es batu.

Dengan disimpan dalam kulkas selama seharian, air dan sari dari buah parutnya keluar sehingga menjadikannya lebih nikmat saat disantap.

Supaya buah tak cepat layu dan masih punya tekstur renyah saat disantap, pilih jenis parutan yang tidak terlalu halus.

Untuk mendapat cita rasa asamnya, sebagian orang menambahkan cuka. Bisa juga dengan memperbanyak jumlah asam atau tambahkan perasan jeruk nipis.

”Rujak gobet biasanya dimakan siang-siang. Rasanya asam segar karena ada cuka. Buah-buahan yang dipakai juga bermacam-macam. Pembeli bisa memilih sesukanya,” kata Mukaranah, 52, penjual rujak di wilayah Kecamatan Banyuwangi. (tar/bay/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#makan siang #rujak #buah #Kuliner #banyuwangi