KABAT – Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tumplek blek di sepanjang jalan Dusun Krajan yang ”menjelma” pasar kuliner. Sebutannya Pasar Pelas Oling.
Berbagai jenis kuliner dan jajanan khas Banyuwangi serta produk unggulan disajikan di pasar tematik yang digelar setiap sebulan sekali di Sabtu pertama tersebut. ”Mau cari jajan khas Banyuwangi dan kuliner khas Kabat, semuanya ada,” ujar Kepala Desa Benelan Lor Khoirul Anam.
Dalam kesempatan pasar kuliner tematik itu, pemerintah desa juga menggelar pelayanan administrasi kependudukan dan pelayanan lainnya di dekat lokasi tersebut. Inovasi program tersebut diberi nama Pelas Oling atau kepanjangan dari pelayanan administrasi keliling.
Kepala desa bersama staf dan perangkat desa datang di lokasi tersebut guna memberikan pelayanan kepada masyarakat. ”Kami ingin dekat dengan masyarakat kami, maka kami berinisiatif segala jenis pelayanan administrasi kependudukan di tingkat desa bisa dilayani di tempat acara,” jelasnya
Sementara itu, Sekretaris Camat Kabat Bibin Widiatmoko mengapresiasi Pasar Pelas Osing sebagai tempat bazar kuliner sekaligus pelayanan desa. Cara baru tersebut diharapkan bisa menjadi pelecut semangat bagi pemerintah desa lain untuk terus berinovasi.
Melalui kegiatan pasar rakyat, bazar kuliner UMKM tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong kebangkitan ekonomi masyarakat bawah, khususnya di tingkat desa. ”Alhamdulillah, sejak dibuka, pasar rakyat dan stan bazar langsung banyak dikunjungi warga,” kata Bibin.
Kegiatan bazar UMKM yang digelar di sepanjang jalan desa tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan. ”Kegiatan ini sekaligus wujud Banyuwangi Rebound yang murni lahir dari masyarakat untuk bangkit memulihkan ekonomi,” pungkas Bibin.
Editor : Ali Sodiqin