IKAN gurami (Osphronemus gouramy) adalah salah satu ikan air tawar yang sangat populer sebagai ikan konsumsi di Asia Tenggara. Tidak terkecuali di Indonesia, masyarakat juga menyukai menu ikan jenis ini.
Nama populer ikan ini adalah gurami. Ikan ini juga memiliki beberapa sebutan lokal seperti gurame, grameh, kalu, ikan kali, dan lain-lain. Ikan gurami memiliki tubuh yang lebar dan pipih. Sirip perut dengan jari-jari pertama yang pendek berupa duri dan jari-jari kedua yang lentur panjang serupa cambuk.
Gurami adalah hewan omnivora dengan pola makan yang unik. Saat masih kecil, gurami cenderung bersifat karnivora dengan memakan kutu air, jentik nyamuk, cacing sutera, blood worm, dan hewan kecil lainnya. Saat menginjak remaja, ikan ini lebih menyukai dedaunan seperti daun keladi/talas/ sente, daun pepaya, kangkung, daun singkong, daun ubi jalar dan daun-daun lainnya.
Orang Indonesia wajib bersyukur karena memiliki ikan sungai seperti gurami. Selain dagingnya banyak dan durinya tidak merepotkan, ikan gurami juga bisa dimasak dengan banyak cara.
Ikan gurami memang lebih mudah diklasifikasikan sebagai seafood. Gurami menjadi salah satu jenis ikan air tawar paling juara dari Asia Tenggara. Karenanya, kelezatan ikan satu ini bisa dibilang mampu bersanding dengan ikan laut. Mungkin, salah satu pesaingnya dari sungai adalah ikan nila.
Jika dibudidayakan dalam kondisi spesifik, ikan sungai ini sebetulnya bisa dinikmati tanpa repot, selain karena dagingnya yang lezat dan meleleh di mulut layaknya daging perut salmon. ”Tergantung cara memasaknya juga, kadang ada ikan gurami yang dimasak, saat dicicipi seperti ada bau tanah,” ujar Sulistiyani, salah seorang chef di Banyuwangi.
Konon, bila ikan gurami dibudidayakan di sungai yang airnya kencang mengalir, maka tulang-tulangnya akan menjadi besar dan duri-duri kecil tidak akan mengganggu lagi. Begitupun sebaliknya. Selain itu, ikan jadi tidak terlalu bau tanah saat dimasak. ”Kalau berurusan dengan ikan, sebaiknya sebelum dimasak, dilumuri dahulu dengan garam dan air jeruk nipis, rasa gurihnya akan lebih yang meresap sekaligus menghilangkan bau amisnya,” kata Sulistiyani.
Teknik memasak ikan gurami bakar, kata Sulistiyani, yang terpenting adalah mengoleskan bumbu ikan secara menyeluruh sambil memanaskan panggangan. Pastikan setiap sisi terpanggang dengan baik dan tetap oleskan bumbu agar ikan tidak menjadi kering. Ini akan membuat ikan menjadi lebih sedap.
Bumbu pedas manis yang terdiri dari cabai dan kecap cocok sebagai olesan gurami bakar. Anda dapat membuatnya untuk acara barbekyu (BBQ) di rumah. ”Ikan gurami adalah satu protein yang sangat fleksibel dimasak dengan berbagai cara dan rasanya nikmat dan lezat,” tandasnya.
Editor : Ali Sodiqin