Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

4 Remaja Dalangi Aksi Perampokan, Gunakan Pistol Lumpuhkan Korban: Semalam Beraksi di 3 TKP

Niklaas Andries • Rabu, 30 April 2025 | 16:42 WIB

DIAMANKAN: Polsek Kuta mengamankan 4 remaja pelaku perampokan
DIAMANKAN: Polsek Kuta mengamankan 4 remaja pelaku perampokan
Radarbanyuwangi.id – Empat orang anak baru gede (ABG) di Bali diamankan aparat Polsek Kuta. Mereka DCY, 16, RWXT, 17, SAP, 17, dan KKI, 15, terpaksa digelandang polisi karena diduga sebagai pelaku perampokan 3 lokasi di Kuta, Bali.

Saat beraksi, mereka menggunakan pistol jenis airgun model Glock19 untuk menakut-takuti korbannya.

Aksi pelaku berhasil digulung usai Dengi Ronda, 25, salah satu korban komplotan remaja ini melaporkan keempat remaja ini ke Polsek Kuta.

Aksi tersebut berlangsung di kawasan Jalan By Pass Ngurah Rai, dekat pintu tol Bali Mandara, Tuban, Kuta, Badung, Sabtu, 26 April 2025, sekitar pukul 02.00 WITA.

Usai di tangkap ada fakta mengengangkan yang berhasil diungkap oleh pihak kepolisian. Tak dinyana bocah-bocah ini sudah beraksi di 3 TKP berbeda.

Kapolsek Kuta AKP Agus Riwayanto Diputra, pelaku mengaku telah melancarkan aksi di tiga lokasi berbeda dalam satu malam di Kawasan wisata favorit Kuta Bali.

"Geng ini mengincar HP," sebut Kapolsek

Pelaku berboncengan naik dua unit motor. Mereka lalu keliling mencari mangsa di Jalan Bypass Ngurah Rai, dekat Tol Bali Mandara, Kuta.

Dalam perjalanan, mereka melihat seorang calon korbannya mengendarai motor dan kemudian menghadangnya.

Setelah berhenti, pelaku ergegas turun dari motor dan melakukan pengancaman dengan cara mengeluarkan senjata lalu menodongkan air gun ke arah korban.

"Mana handphone kamu?," cetus Kapolsek menirukan ucapan DC.

Walaupun pistol tersebut tidak berisi peluru atau tidak terdapat magasin, korban tetap ketakutan

Target sempat mencoba melawan, sehingga sempat dipukul menggunakan popor senjata.

Korban yang ketakutan terpaksa menyerahkan ponselnya. Setelah itu, geng ini pergi dan langsung mencari mangsa berikutnya. 

Terpisah, kelompok perampok terus berkeliling. Mereka melihat korban kedua, inisial MIH, melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Raya Kuta, sekitar pukul 02.20 WITA.

Para pelaku melakukan hal yang sama untuk merampas ponsel MIH. 

Tak puas sampai di situ, kelompok ini melanjutkan pencarian korban ke Jalan Patih Jelantik.

Tepat di depan Hotel Central Kuta, mereka mendapati sebuah sepeda motor yang dikendarai korban AS sedang berhenti di pinggir jalan.

Para pelaku lantas merampas ponsel AS dengan menodongkan pistol dan memukulnya menggunakan senjata tersebut. 

"Jadi, saat kami mendapat laporan dari hotline itu, kami langsung mendatangi korban dan menanyakan ciri-ciri pelaku, kami telusuri jalur yang pelaku lalui, hingga kami melihat saat mereka masih beraksi yang ketiga," ungkap mantan Kapolsek Denpasar Timur ini.

Polisi langsung meringkus keempat bocah dan mengamankan sepeda motor yang dikendarai.

"Keempatnya mengakui melakukan perampokan disertai kekerasan karena motif ekonomi," kisahnya.

Dikatakan, karena tidak memiliki HP sehingga melakukan hal tersebut untuk nantinya digunakan sendiri.

Disinggung mengenai dari mana mendapatkan senjata, disebutkan bahwa para pelaku memungutnya di jalan beberapa waktu lalu.

Yang mana, saat berkumpul untuk mengikuti balap liar, namun ada razia oleh kepolisian.

Ternyata, ada orang tak dikenal yang menjatuhkan pistol itu dan memungutnya.

"Setelah dipungut, senjata itu digunakan untuk menakut-nakuti korban. Alhasil, air gun tersebut pun tidak dilengkapi dengan magazen dan peluru," tegasnya. (*)

Editor : Niklaas Andries
#perampokan #Kuta Badung #Balap Liar #glock #Anak Baru Gede (ABG) #airgun #bali #polsek kuta #pistol #remaja