Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kronologi Sekeluarga asal Maron Dibegal di Probolinggo: Pelaku: Sampeyan Eman Sepeda atau Anak Istri?

Ali Sodiqin • Senin, 21 April 2025 | 22:01 WIB
Ilustrasi begal. (JawaPos.com)
Ilustrasi begal. (JawaPos.com)

RADARBANYUWANGI.ID - Kasus pembegalan motor kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo.

Pada Sabtu malam (19/4), sepasang suami istri, Dafit (28) dan keluarganya, menjadi korban di jalan Desa Selogudig Kulon, Kecamatan Pajarakan, Probolinggo.

Dalam insiden tersebut, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor mengancam korban dengan senjata tajam jenis celurit.

Dari informasi yang dikutip dari Radar Bromo, Dafit yang merupakan warga Dusun Kramat, Desa Puspan, Maron, Probolinggo, sedang dalam perjalanan pulang sekitar pukul 21.00, membonceng istri dan anaknya yang masih balita.

Saat melintasi persawahan di Desa Selogudig Kulon, mereka berpapasan dengan dua lelaki yang berboncengan menggunakan motor CB. Tanpa disadari, pelaku kemudian memutar balik dan membuntuti korban.

Setibanya di lokasi yang sepi, pelaku langsung memepet motor Dafit dan mengacungkan celurit sambil mengancam, "Sampeyan eman sepeda atau anak istri."

Dalam keadaan terdesak dan demi melindungi keluarganya, Dafit pun menyerahkan motornya kepada pelaku.

Setelah berhasil mengambil motor, pelaku melarikan diri ke arah selatan. Sementara itu, Dafit segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan bantuan, dan Dafit menghubungi keluarganya untuk dijemput di lokasi kejadian.

Dalam perjalanan pulang, Dafit dan keluarganya sempat melihat pelaku yang mengendarai motor miliknya.

Keluarga bersama warga pun berusaha mengejar pelaku dari Desa Brani, Puspan, hingga Maron, namun sayangnya pengejaran tersebut tidak membuahkan hasil.

Kepala Desa Puspan, Umar, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pelaku sempat terlihat, namun berhasil melarikan diri.

"Motor sempat terlihat karena itulah warga mengejar pelaku. Tetapi tidak berhasil," ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Probolinggo, Iptu Merdhania Pravita Shanti, menyatakan bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut dan saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polres Probolinggo.

"Laporan sudah kami terima, saat ini masih dalam proses penyelidikan," tuturnya.

Kasus ini menambah daftar panjang aksi kejahatan di wilayah Probolinggo, dan diharapkan pihak kepolisian segera menangkap pelaku untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Begal #Sekeluarga #korban begal #probolinggo #suami istri