”Kami pastikan kasus tetap lanjut hingga ke pengadilan,” tegas Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa melalui Kasatreskrim Kompol Agus Soebarnapraja.
Agus mengatakan, meski tidak ada lagi saksi korban dalam kasus pembunuhan di Kebun Kalitelepak, PTPN XII, Afdeling Sumbermanggis tersebut, saksi lainnya dipastikan ada. ”Saksi korban sudah meninggal, masih ada saksi mata maupun saksi penemu korban, maupun saksi dari keluarganya,” katanya.
Penyidik sampai saat ini masih kesulitan untuk mengorek keterangan Senan, tersangka pembunuhan terhadap dua rekan kerjanya tersebut. ”Kami belum bisa melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) karena tersangka masih belum bisa dimintai keterangan,” kata Agus.
Sebenarnya penyidik berencana melakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka. Diduga kuat kejiwaannya terguncang atas kematian dua rekannya. ”Kami akan lakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka, setelah kondisinya membaik,” ungkapnya.
Agus menambahkan, kondisi tersangka yang tidak stabil tersebut sempat menyusahkan penyidik. Apalagi tersangka Senan kerap minta dibunuh. ”Tersangka sempat mencoba bunuh diri dengan tidak makan apa pun sehingga cukup menyusahkan kami,” jelasnya.
Seperti diberitakan, korban aksi pembacokan yang dilakukan Senan, 50, di Kebun Kalitelepak, PTPN XII, Afdeling Sumbermanggis, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung pada Kamis (4/5) bertambah. Slamet, 43, salah satu korban pembacokan yang terluka dan sempat menjalani perawatan di RS Al Huda Gambiran, akhirnya meninggal pada Selasa (16/5). Dengan demikian, korban jiwa akibat pembacokan yang dilakukan Senan menjadi dua orang. Sebelumnya, Bibit Prasetyo, 24, meninggal lebih dulu di lokasi kejadian. (rio/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud