GENERASI saat ini adalah generasi yang sangat terbuka, terbuka dengan suatu hal yang baru mulai dari peralatan yang modern sampai sudut pandang pemikiran yang baru. Kemoderenan saat ini tidak membuat anak muda melupakan kebermanfaatan mereka untuk negaranya. Salah satunya generasi muda Indonesia yang melakukan beberapa aksi bela negara. Aksi yang dilakukan terkadang menuai pro dan kontra dalam lingkungan masyarakat.
Bela negara yang dilakukan anak muda bukan hanya sekedar semangat, melainkan kesadaran yang wajib dimiliki oleh setiap warga negara untuk membela dan mempertahankan negaranya dari ancaman atau serangan secara tiba-tiba entah itu dari luar maupun dari dalam. Bela negara juga bukan hanya sekedar tanggung jawab kepada TNI, Polri atau pekerja pemerintahan, melainkan juga merupakan tanggung jawab setiap warga negara termasuk didalamnya adalah generasi anak muda sekarang. Namun saat ini bela negara selalu dikaitkan dengan gerakan ketidakterimaan warga dengan kebijakan yang dibuat pemerintahan. Salah satunya yaitu dikaitan dengan aksi demo. Menurut banyak masyarakat aksi demo berhubungan dengan anarkis, perilaku kasar, kemarahan. Hal ini membuat arti dari bela negara menjadi berubah.
Kita sebagai masyarakat generasi anak muda ingin mengetahui lebih jelas arti sebenarnya dari bela negara ataupun ketahanan negara. Bela negara sendiri telah di cantumkan dalam Undang-undang No 3 tahun 2002 pasal 9 ayat 1 tentang pertahanan negara yang berbunyi “ upaya bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaanya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.” Ketahanan negara adalah kondisi dimana dinamik bangsa Indonesia yang meliputi aspek kehidupan nasional yang terintegrasi berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional, menghadapi segala ancaman, hambatan dan gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam.
Ketahanan Nasional dapat diwujudkan dengan adanya ketahanan politik, ketahanan ekonomi,dan ketahanan sosial budaya. Ketahanan nasional ini sangat menjamin integritas, identitas dan kelangsungan hidup bangsa dan negara untuk mencapai tujuan nasional yang ada dalam bangsa.Artinya, sebagai masyarakat yang baik ataugenerasi muda yang baikyang akan meneruskan membangun negara ini, kita harus selalu mencintai apa yang ada dalam kesatuan negara kita sendiri.Poin utama untuk menumbuhkan kecintaan pada negara adalah perilaku dan sikap yang kita miliki. Untuk membangun ketahanan nasioanal kita juga harus memiliki sifat tersendiri seperti mandiri, dinamis, wibawa, dan mudah berkerjasama. Sifat – sifat ini memudahkan kita untuk mencintai negara kita. Selain itu sifat tersebut dapat menumbuhkan rasa kesatuan dalam diri kita untuk bersama-sama mempertahankan negara kita dan membangun negara kita menjadi lebih baik.
Kita juga sebagai anak muda dapat menjaga bela negara dengan sikap kita sehari-hari dalam lingkungan sekitar seperti, membentuk sikap disiplin dalam hal apapun, membentuk jiwa kebersamaan dengan solidaritas, membentuk perilaku yang jujur, tegas, adil, dan peduli antarsesama, berbakti kepada orang tua,bangsa,agama, menghilangkan sikap boros,egois, dan selalu perpikir postif tentang hal sekcil apa pun, dan yang paling utama adalah menanamkan rasa kecintaan kepada bangsa dan patriotisme sesuai dengan kemampuan diri kita sendiri.
Tanggung jawab membela negara bukan lagi tanggung jawab para pahlawan. Para pahlawan telah tiada maka harus kita yang menggantikan tugasnya untuk menjaga negara tercinta kita Indonesia. Jika kita tidak bersatu untuk membela dan menjaga negara kita sendiri, masa depan negara kemungkinan akan lebih terancam.
Saat ini seluruh dunia termasuk Indonesia sedang mengalami pandemi. Hal ini semua kegiatan diharuskan untuk dilakukan di Rumah. Mau tidak mau kita menggunakan digital untuk melakukan kegiatan. Namun digitalisasi ini memunculkan berbagai permasalahan kebangsaan, patriotisme dan bela Negara. Sering kali terdapat serangan yang terjadi seperti berita hoax tentang negara dan itu membuat ketahanan Negara menjadi terganggu. Berita yang tidak tahu kejelasannya membuat sebagian anak muda yang cepat tersulut emosinya menjadi cepat beraksi dan marah. Ini memunculkan pertengkaran antar anak muda yang pada akhirnya menimbulkan perpecahan dalam suatu negara. Kesadaran membela negara bagi anak muda sangatlah penting untuk mengurangi hal seperti itu.
Salah satunya penanaman landasaan kesopanan dalam sikap dan perilaku anak muda harus dilakuka. Hal ini karena kesopanan membuat bangsa merasa sedikit mengurangi ancaman sekaligus mewujudkan ketahanan nasional supaya tidak terjadi pecah belah. Walaupun sebagian dari generasi muda masih memiliki sifat yang sangat keras kepala sedikit penanaman perilaku positif pada generasi muda setidaknya akan menjaga mereka untuk tidak berbuat yang menimbulkan perpecahan pada negara Indonesia.
*) Mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Malang asal Banyuwangi.
Editor : Ali Sodiqin