RADAR BANYUWANGI – Keluhan nyeri akut maupun kronis kini mendapat pilihan penanganan baru di RSI Fatimah Banyuwangi. Poli Rehabilitasi Medik menghadirkan alat elektroterapi berteknologi tinggi yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri sekaligus mendukung pemulihan otot pasien.
Layanan baru tersebut ditujukan bagi masyarakat dengan berbagai keluhan yang membutuhkan pemulihan fisik. Mulai nyeri sendi, kelemahan otot akibat stroke, cedera fisik, hingga pasien yang menjalani pemulihan setelah operasi.
Dokter Spesialis Fisik dan Rehabilitasi RSI Fatimah Banyuwangi dr Juwita Raudlatul Salsabil Sp KFR menjelaskan, elektroterapi merupakan salah satu modalitas dalam pelayanan rehabilitasi medik.
Secara teknis, terapi tersebut bekerja dengan mengalirkan arus listrik bertegangan rendah ke area tubuh yang mengalami masalah.
“Alat ini memiliki manfaat untuk mengurangi nyeri akut maupun kronis,” tutur dokter yang akrab disapa dr Juju tersebut.
Bantu Pulihkan Otot yang Lama Tidak Bergerak
Manfaat elektroterapi tidak hanya berkaitan dengan pengurangan nyeri. Teknologi tersebut juga dapat digunakan untuk membantu menangani kondisi otot yang mengalami penyusutan akibat prolonged immobilization atau kondisi ketika seseorang tidak banyak bergerak dalam waktu relatif lama.
Kondisi tersebut dapat terjadi, misalnya, pada pasien yang baru melewati masa istirahat panjang akibat sakit, cedera, maupun kondisi tertentu yang membuat aktivitas fisik menjadi terbatas.
“Artinya biasanya ada orang yang baru selesai masa istirahat dan tidak aktif bergerak dalam jangka waktu yang relatif lama,” jelas dr Juju.
Pemulihan fisik setelah periode tidak aktif membutuhkan penanganan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Karena itu, terapi tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan melalui pemeriksaan dan penentuan program rehabilitasi yang sesuai.
Nyeri Sendi hingga Pemulihan Pascabedah
Kehadiran layanan elektroterapi di Poli Rehab Medik RSI Fatimah Banyuwangi menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang mengalami gangguan fungsi gerak maupun keluhan nyeri.
Pasien dengan nyeri sendi, kelemahan otot akibat stroke, cedera fisik, maupun kondisi pascaoperasi dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim medis.
Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk mengetahui kondisi pasien sekaligus menentukan program terapi yang paling tepat.
Dengan pendekatan tersebut, terapi diharapkan tidak hanya berfokus pada berkurangnya rasa nyeri, tetapi juga mendukung proses pemulihan fungsi fisik secara bertahap.
Perkuat Layanan Rehabilitasi Medik
Penambahan alat elektroterapi menjadi bagian dari upaya RSI Fatimah Banyuwangi mengembangkan layanan medis yang sesuai dengan kebutuhan pasien.
Melalui teknologi tersebut, Poli Rehab Medik berupaya memberikan layanan pemulihan fisik yang aman, terarah, dan profesional.
Bagi pasien, langkah ini membuka akses terhadap pilihan terapi rehabilitasi yang dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Tujuan akhirnya bukan sekadar mengatasi keluhan, tetapi membantu pasien kembali menjalankan aktivitas dan memperoleh kualitas hidup yang lebih baik. (*/sgt)
Editor : Ali Sodiqin