RADAR BANYUWANGI – Status zero rabies di Banyuwangi terus dipertahankan dengan memperkuat pencegahan dari sumber penularan. Pemkab Banyuwangi menyiapkan 400 dosis vaksin rabies gratis untuk hewan peliharaan dan populasi berisiko, sekaligus memastikan layanan kesehatan hewan diperkuat untuk mencegah penularan penyakit zoonosis tersebut kepada manusia.
Vaksinasi massal digelar di Rumah Sakit Hewan (RSH) Banyuwangi, Kamis pagi (24/9). Ratusan pencinta satwa membawa hewan peliharaan mereka, mayoritas kucing dan anjing, untuk mendapatkan vaksinasi.
Bahkan, anjing pelacak atau K9 milik Polresta Banyuwangi turut mendapatkan vaksin dalam kegiatan tersebut.
Agenda itu merupakan bagian dari kegiatan Go Cat +R dalam rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sejak pagi, antrean pemilik hewan terlihat di RSH Banyuwangi untuk memanfaatkan layanan vaksinasi tanpa biaya.
Ipuk Ajak Warga Manfaatkan Layanan RSH
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan perlindungan kesehatan hewan menjadi bagian penting dalam mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia.
Karena itu, masyarakat yang memiliki hewan peliharaan diminta aktif memastikan kondisi kesehatan dan status vaksinasinya.
“Bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, silakan manfaatkan layanan RSH Banyuwangi agar tidak menularkan penyakit ke satwa lain di lingkungan tempat tinggal,” imbau Ipuk.
Langkah pencegahan tersebut tidak hanya menyasar hewan peliharaan. Populasi hewan yang berada di sekitar permukiman juga menjadi perhatian untuk membangun kekebalan kelompok sekaligus mempersempit ruang penularan rabies.
Banyuwangi Belum Temukan Kasus Rabies
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Danang Hartanto memastikan hingga saat ini belum ditemukan laporan kasus rabies di Banyuwangi.
Kondisi tersebut menjadi alasan penguatan langkah preventif dilakukan sebelum muncul kasus. Vaksinasi diarahkan kepada hewan yang berpotensi menjadi sumber penularan, baik hewan rumahan maupun populasi liar di kawasan permukiman.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto, menjelaskan total 400 dosis vaksin rabies disiapkan dalam gerakan tersebut.
Sebanyak 200 dosis diberikan melalui RSH Banyuwangi. Vaksinasi di lokasi tersebut menjangkau 249 kucing dan 16 anjing.
Sementara sisa kuota vaksin disalurkan secara berkala melalui Unit Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di wilayah Rogojampi, Genteng, dan Gambiran.
Pada tahap awal, layanan di tiga wilayah tersebut mencakup 45 kucing dan lima anjing.
Tak Hanya Divaksin, Hewan Diperiksa
Layanan kesehatan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemberian vaksin rabies. Setiap hewan yang datang juga menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check-up.
Petugas turut memberikan vitamin dan obat cacing untuk memastikan kondisi kesehatan hewan yang mendapat layanan.
“Selain pemberian vaksin, seluruh hewan yang datang wajib menjalani medical check-up, disuntik vitamin, serta diberikan obat cacing,” pungkas Nanang. (fre/ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin