RADAR BANYUWANGI – Sisa akar gigi yang tidak lagi berfungsi kerap dibiarkan karena tidak selalu menimbulkan rasa sakit. Padahal, jika menetap terlalu lama, sisa akar gigi dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, memicu infeksi berulang, pembengkakan gusi, nyeri hingga munculnya nanah. Karena itu, kondisi tersebut sebaiknya segera diperiksakan ke dokter gigi.
Dokter Gigi RS Al Huda, drg Dimas Ananta Kurniawan, menjelaskan sisa akar gigi terjadi ketika bagian mahkota gigi patah atau mengalami kerusakan, sementara bagian akar masih tertanam di dalam gusi atau tulang rahang.
Bagian akar yang sudah tidak memiliki fungsi tersebut bukan berarti aman untuk dibiarkan. Dalam kondisi tertentu, sisa akar dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri dan memicu masalah kesehatan gigi serta mulut.
Bisa Bengkak hingga Bernanah
Infeksi akibat sisa akar gigi dapat muncul berulang. Gejalanya antara lain gusi membengkak, nyeri berdenyut, hingga muncul nanah.
Risiko lainnya muncul ketika sisa akar memiliki bagian yang tajam. Kondisi tersebut dapat melukai lidah atau bagian dalam pipi. Pada beberapa kasus, masalah juga dapat berdampak pada jaringan tulang rahang di sekitarnya.
“Bila dibiarkan tanpa penanganan medis, kondisi ini berisiko memicu berbagai komplikasi serius,” ujar drg Dimas.
Karena itu, masyarakat yang memiliki sisa akar gigi dianjurkan segera mengunjungi dokter gigi. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kondisi sisa akar dan menentukan penanganan yang sesuai.
Jangan Tunggu Sampai Sakit
Menjaga kesehatan gigi dan mulut juga menjadi bagian penting untuk mencegah masalah berkembang lebih jauh. Salah satunya dengan rutin menggosok gigi minimal dua kali sehari, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur.
Pola konsumsi juga perlu diperhatikan. Masyarakat dianjurkan mengurangi makanan dan minuman tinggi gula seperti permen, kue, minuman bersoda, serta minuman bergula tinggi yang dapat mendukung pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang.
Jika diperlukan, berkumur menggunakan cairan antiseptik dapat menjadi bagian dari perawatan kebersihan mulut untuk membantu menekan jumlah bakteri. Namun, perawatan tersebut tidak menggantikan pemeriksaan dokter ketika sudah terdapat sisa akar atau masalah gigi lainnya.
Periksa Gigi Setiap Enam Bulan
Pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan juga dianjurkan untuk membantu membersihkan karang gigi sekaligus mendeteksi masalah gigi dan mulut sejak dini.
Klinik Gigi RS Al Huda melayani pemeriksaan Senin-Sabtu pukul 07.00-21.00. Layanan tersebut didukung tim dokter gigi RS Al Huda, yakni drg Dimas Ananta Kurniawan, drg Monica Thiodora Limay, dan drg Mutiara Kinasih.
Sisa akar gigi mungkin tidak selalu terasa mengganggu pada awalnya. Namun, membiarkannya tanpa pemeriksaan dapat membuka jalan bagi infeksi dan komplikasi. Jangan menunggu sakit atau bengkak muncul untuk memeriksakan kesehatan gigi. (*/sgt)
Editor : Ali Sodiqin