Menahan Bersin Bisa Mengganggu Telinga? Ini Penjelasan dr. Tirta dan Risikonya

Rizki Anindiya Putri • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 12:48 WIB
Menahan bersin dengan menutup hidung dan mulut rapat-rapat dapat meningkatkan tekanan dan, dalam kondisi tertentu, berisiko menyebabkan cedera pada telinga. (ChatGPT)
Menahan bersin dengan menutup hidung dan mulut rapat-rapat dapat meningkatkan tekanan dan, dalam kondisi tertentu, berisiko menyebabkan cedera pada telinga. (ChatGPT)

RADAR BANYUWANGI - Pernah menahan bersin karena sedang berada di ruang rapat, kendaraan umum, atau tempat ramai?

Kebiasaan menutup hidung dan mulut rapat-rapat untuk menghentikan bersin ternyata bukan cara yang dianjurkan.

dr. Tirta mengingatkan bahwa menahan bersin dapat membuat tekanan yang seharusnya keluar melalui hidung dan mulut menjadi tertahan.

Dalam kondisi tertentu, tekanan tersebut dapat memengaruhi telinga dan berpotensi menyebabkan cedera.

Namun, menahan bersin tidak otomatis membuat seseorang tuli.

Risiko yang perlu diperhatikan adalah kemungkinan terjadinya cedera akibat perubahan tekanan secara mendadak, terutama ketika seseorang menutup hidung dan mulut rapat-rapat saat bersin.

dr. Tirta Ingatkan Risiko Menahan Bersin

Peringatan mengenai kebiasaan menahan bersin disampaikan dr. Tirta dalam konten yang membahas dampaknya terhadap telinga.

Ia menjelaskan bahwa tekanan udara ketika bersin dapat terdorong ke arah telinga apabila seseorang menutup hidung untuk menghentikannya.

“Ketika kita menahan bersin dengan menutup hidung, otomatis tekanan udara mendesak ke telinga,” ujar dr. Tirta dalam video yang membahas risiko menahan bersin.

Dalam pemberitaan mengenai pernyataan tersebut, dr. Tirta juga menyebut bahwa ia terlebih dahulu mencari referensi medis dari dokter spesialis THT untuk memastikan informasi tersebut bukan sekadar mitos.

Secara anatomi, terdapat hubungan antara hidung, tenggorokan, dan telinga tengah melalui tuba Eustachius.

Saluran ini menghubungkan telinga tengah dengan nasofaring dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan tekanan di telinga tengah.

Mengapa Menahan Bersin Dapat Meningkatkan Tekanan?

Bersin merupakan refleks tubuh yang membantu mengeluarkan iritan dari saluran hidung, seperti debu, serbuk sari, dan partikel lainnya.

Udara dikeluarkan dengan kuat melalui hidung dan mulut.

Masalah dapat muncul ketika seseorang mencoba menghentikan bersin dengan mencubit hidung dan menutup mulut rapat-rapat.

Tekanan yang biasanya dilepaskan ke luar menjadi tertahan di saluran pernapasan.

Sebagian tekanan tersebut dapat berhubungan dengan struktur di sekitar telinga melalui tuba Eustachius.

Saluran ini berfungsi membantu menyamakan tekanan antara telinga tengah dan lingkungan serta mendukung fungsi normal gendang telinga.

Karena itu, menahan bersin secara paksa dapat memberikan tekanan yang tidak biasa pada struktur telinga.

Meski demikian, besarnya risiko tidak sama pada setiap orang dan cedera berat bukan merupakan konsekuensi yang pasti terjadi.

Apakah Menahan Bersin Dapat Merusak Gendang Telinga?

Risiko cedera telinga akibat bersin yang ditahan memang telah dilaporkan dalam literatur medis, tetapi kasus tersebut tergolong jarang.

Sebuah laporan kasus yang diterbitkan dalam jurnal bidang THT mendokumentasikan seorang pria berusia 32 tahun yang mengalami fraktur pada tulang pendengaran malleus setelah menahan bersin dengan mulut tertutup dan hidung dijepit.

Pasien mengalami nyeri telinga, rasa penuh pada telinga, telinga berdenging, dan penurunan pendengaran.

Pemeriksaan kemudian menunjukkan adanya gangguan pendengaran konduktif pada telinga yang terkena.

Penulis laporan tersebut menjelaskan bahwa cedera itu diduga berkaitan dengan perubahan tekanan mendadak ketika bersin ditahan.

Ada pula laporan kasus lain mengenai seorang pasien yang mengalami penurunan pendengaran sensorineural berat dan gangguan keseimbangan setelah bersin.

Pemeriksaan menemukan fistula perilimfatik pada telinga dalam yang diduga berkaitan dengan tekanan akibat bersin.

Artinya, cedera telinga setelah menahan atau mengalami bersin secara kuat memang dapat terjadi.

Namun, bukti yang tersedia tidak menunjukkan bahwa setiap orang yang menahan bersin akan mengalami kerusakan telinga.

Apakah Menahan Bersin Dapat Menyebabkan Tuli?

Tidak tepat jika dikatakan bahwa menahan bersin pasti menyebabkan tuli.

Gangguan pendengaran memang termasuk salah satu komplikasi yang pernah dilaporkan setelah tekanan akibat bersin.

Namun, kasusnya jarang dan mekanismenya dapat berbeda.

Laporan medis menunjukkan adanya cedera pada tulang pendengaran maupun struktur telinga dalam pada kasus tertentu.

Dengan demikian, yang lebih tepat adalah mengatakan bahwa menahan bersin secara paksa dapat meningkatkan risiko cedera pada telinga dalam kondisi tertentu.

Risiko tersebut tidak sama dengan kepastian seseorang akan mengalami ketulian.

Bagaimana Cara Bersin yang Benar?

Jika ingin menjaga sopan santun sekaligus mengurangi penyebaran percikan, bersin sebaiknya tidak dihentikan dengan menutup hidung dan mulut secara rapat.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) merekomendasikan menutup hidung dan mulut menggunakan tisu ketika batuk atau bersin.

Jika tidak tersedia tisu, bersin dapat diarahkan ke siku bagian dalam, bukan ke telapak tangan.

Setelah bersin, tangan juga dianjurkan segera dibersihkan.

Cara sederhananya sebagai berikut:

Dengan cara tersebut, seseorang tetap dapat menjaga kebersihan tanpa memberikan tekanan tambahan akibat menahan bersin.

Kapan Harus Memeriksakan Telinga?

Jika setelah menahan bersin muncul keluhan pada telinga, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain nyeri telinga, telinga terasa penuh atau tertekan, telinga berdenging, pusing atau gangguan keseimbangan, serta pendengaran yang tiba-tiba berkurang.

Gangguan pada sistem tuba Eustachius sendiri dapat berkaitan dengan gejala seperti rasa penuh pada telinga, tekanan pada telinga, tinnitus, dan perubahan pendengaran.

Jika pendengaran tiba-tiba berkurang atau muncul gejala berat setelah bersin, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Dokter, termasuk dokter spesialis THT jika diperlukan, dapat melakukan pemeriksaan telinga dan pendengaran untuk menentukan apakah terdapat cedera.

Editor : Lugas Rumpakaadi
kesehatan telinga dr. Tirta menahan bersin bahaya menahan bersin menahan bersin bisa tuli