RADAR BANYUWANGI – Nyeri tungkai yang muncul mendadak, kaki terasa dingin hingga berubah warna bukan keluhan yang bisa dianggap sepele. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda acute limb ischemia atau iskemia tungkai akut, keadaan darurat medis akibat aliran darah ke tungkai terhambat secara tiba-tiba dan membutuhkan penanganan segera untuk mencegah kerusakan jaringan.
Kondisi itu baru-baru ini ditangani RSUD Blambangan melalui tindakan operatif. Setelah menjalani pemeriksaan klinis dan evaluasi penunjang secara menyeluruh, pasien diputuskan menjalani operasi untuk mengembalikan aliran darah ke tungkai yang mengalami sumbatan.
Tindakan tersebut dilakukan oleh dr. Mochamad Bagus R., Sp.BTKV bersama tim ruang operasi RSUD Blambangan.
Aliran Darah Terhenti, Jaringan Terancam Rusak
Acute limb ischemia terjadi ketika suplai darah menuju tungkai berkurang atau terhenti secara akut. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang semakin luas dan meningkatkan risiko komplikasi serius.
Karena itu, pasien dengan keluhan yang mengarah pada gangguan aliran darah ke tungkai terlebih dahulu menjalani pemeriksaan dan evaluasi.
Hasil pemeriksaan klinis dan penunjang menjadi dasar dokter dalam menentukan langkah penanganan. Pada kasus yang ditangani RSUD Blambangan tersebut, tindakan operatif dipilih untuk mengupayakan kembalinya aliran darah ke tungkai.
Tujuannya bukan sekadar mengatasi sumbatan. Tindakan cepat juga diperlukan untuk mempertahankan fungsi tungkai, mencegah kerusakan jaringan yang lebih luas, dan menekan risiko komplikasi akibat terhentinya suplai darah.
Kenali Tanda Iskemia Tungkai Akut
RSUD Blambangan mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu keluhan semakin berat ketika mengalami gejala yang mengarah pada acute limb ischemia.
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
-
nyeri tungkai yang muncul secara mendadak;
-
tungkai atau kaki terasa lebih dingin;
-
perubahan warna kulit;
-
kesemutan;
-
kelemahan pada tungkai.
Gejala tersebut membutuhkan perhatian medis, terlebih apabila muncul secara tiba-tiba dan semakin berat.
Semakin cepat kondisi tersebut dievaluasi, semakin cepat pula dokter dapat menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien.
Perkuat Layanan Kegawatdaruratan
Plt. Direktur RSUD Blambangan dr. Asiyah menyampaikan, keberhasilan penanganan kasus acute limb ischemia menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam memperkuat pelayanan kegawatdaruratan dan layanan bedah bagi masyarakat.
Menurutnya, kasus gangguan aliran darah akut membutuhkan penanganan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Penanganan kasus tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan RSUD Blambangan dalam menangani kondisi medis yang membutuhkan keputusan dan tindakan segera.
Sejalan dengan Arahan Bupati Banyuwangi
Penanganan kasus acute limb ischemia tersebut juga sejalan dengan arahan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengenai penguatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Keberhasilan tindakan menjadi gambaran kesiapan rumah sakit daerah dalam memberikan pelayanan medis yang cepat, tepat, dan berkualitas.
Bagi masyarakat, pesan terpentingnya sederhana: jangan mengabaikan nyeri tungkai yang muncul mendadak, terlebih jika disertai kaki dingin, perubahan warna, kesemutan, atau kelemahan.
Sebab, di balik keluhan yang sekilas tampak seperti masalah biasa, bisa terdapat kondisi darurat yang berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan fungsi tungkai. (*)
Editor : Ali Sodiqin