Tak Perlu ke Luar Kota, Operasi Tulang dan Sendi Kini Bisa di RSUD Genteng

Sigit Hariyadi • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 01:00 WIB
Gedung utama RSUD Genteng, Banyuwangi. (Insert) Direktur RSUD Genteng  dr Sugiyo.
Gedung utama RSUD Genteng, Banyuwangi. (Insert) Direktur RSUD Genteng dr Sugiyo.

RADAR BANYUWANGI – Warga Banyuwangi kini punya pilihan lebih dekat untuk menangani berbagai persoalan tulang dan sendi. Mulai patah tulang, nyeri lutut, cedera olahraga, hingga gangguan sendi tertentu sudah dapat ditangani di RSUD Genteng dengan dukungan dokter spesialis, tim medis multidisiplin, serta fasilitas dan teknologi operasi yang semakin modern.

Penguatan layanan Orthopedi tersebut menjadi bagian dari upaya RSUD Genteng memperluas akses pelayanan kesehatan berkualitas tanpa membuat pasien harus selalu menempuh perjalanan ke luar daerah. Salah satu teknologi yang mendukung layanan tersebut adalah arthroscopy, metode tindakan pada bagian dalam sendi menggunakan kamera berukuran kecil melalui sayatan yang relatif minimal.

Pada kasus yang sesuai indikasi, teknologi tersebut dapat membantu meminimalkan luka dan kerusakan jaringan sehingga pemulihan pasien berpotensi berlangsung lebih cepat.

Direktur RSUD Genteng dr Sugiyo mengatakan, layanan Orthopedi yang dikembangkan rumah sakit tidak lagi sebatas menangani trauma dan patah tulang. Sejumlah gangguan tulang dan sendi lainnya juga dapat ditangani sesuai diagnosis, indikasi medis, serta kesiapan fasilitas.

Kasus yang ditangani antara lain osteoarthritis atau pengapuran sendi, cedera meniscus dan ligamen, nyeri bahu, cedera olahraga, hingga sejumlah gangguan tulang belakang.

“Untuk cukup banyak kasus Orthopedi, saat ini sudah dapat ditangani di RSUD Genteng sehingga pasien tidak selalu harus pergi jauh ke luar daerah,” ujarnya.

Arthroscopy, Operasi dengan Sayatan Lebih Minimal

Kehadiran arthroscopy menjadi salah satu penguatan layanan Orthopedi di RSUD Genteng. Teknologi ini menggunakan kamera kecil yang dimasukkan ke dalam sendi melalui sayatan berukuran relatif kecil.

Dokter dapat melihat kondisi bagian dalam sendi secara langsung untuk membantu proses diagnosis maupun tindakan pada kasus tertentu.

Keuntungan metode tersebut, pada pasien dengan kondisi yang sesuai, adalah luka operasi dan kerusakan jaringan dapat lebih minimal dibandingkan sejumlah teknik operasi terbuka. Kondisi itu dapat mendukung proses pemulihan yang lebih cepat.

Namun, penggunaan arthroscopy bukan berarti semua gangguan sendi otomatis ditangani dengan metode tersebut. Pilihan tindakan tetap bergantung pada hasil pemeriksaan, diagnosis, tingkat kerusakan, kondisi pasien, serta pertimbangan medis dokter.

Karena itu, pasien yang mengalami nyeri atau gangguan gerak sebaiknya menjalani pemeriksaan terlebih dahulu agar penyebab keluhan dapat diketahui secara tepat.

Tak Semua Kasus Harus Ditangani di Luar Daerah

Pengembangan layanan Orthopedi membuat akses masyarakat Banyuwangi dan wilayah sekitar terhadap pelayanan tulang dan sendi semakin terbuka.

Pasien dengan keluhan patah tulang, cedera olahraga, masalah lutut, bahu, maupun gangguan sendi tertentu tidak selalu harus langsung mencari pelayanan ke rumah sakit di luar daerah.

Meski demikian, RSUD Genteng tetap menerapkan prinsip keselamatan pasien. Tidak semua kasus dipaksakan untuk ditangani di rumah sakit tersebut.

Kasus yang membutuhkan fasilitas, teknologi, atau kompetensi yang lebih spesifik akan tetap dirujuk ke fasilitas kesehatan yang sesuai.

Langkah tersebut penting agar keputusan medis tidak semata-mata didasarkan pada ketersediaan layanan di satu rumah sakit, tetapi benar-benar mempertimbangkan kebutuhan dan keselamatan pasien.

Bukan Cuma Operasi, Diagnosis hingga Rehabilitasi Diperkuat

Pengembangan layanan Orthopedi RSUD Genteng juga tidak berhenti pada teknologi operasi. Penguatan diagnosis, rehabilitasi medik, serta pemantauan pasien setelah tindakan menjadi bagian dari upaya membangun layanan yang lebih komprehensif.

Dengan pendekatan tersebut, penanganan pasien tidak hanya berorientasi pada tindakan operasi, tetapi juga bagaimana fungsi anggota tubuh dapat kembali optimal setelah terapi.

“Dengan demikian, masyarakat Banyuwangi dan wilayah sekitar diharapkan semakin banyak mendapatkan pelayanan tulang dan sendi yang berkualitas, aman, dan lebih dekat dari rumah,” tegas dr Sugiyo. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
layanan Orthopedi operasi tulang arthroscopy rsud genteng cedera lutut