RADAR BANYUWANGI – Pukulan dan tendangan menjadi bagian dari pertandingan pencak silat, tetapi keselamatan atlet tak boleh ikut dipertaruhkan. Karena itu, saat Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat IPSI Banyuwangi 2026 digelar di Aula Cheng Hoo Banyuwangi, Medicare On Vacation RSU Bhakti Husada hadir dengan tim medis, ambulans, dan perlengkapan pertolongan pertama untuk memastikan setiap risiko cedera mendapat respons cepat.
Kejurkab Pencak Silat IPSI Banyuwangi 2026 berlangsung selama empat hari, Kamis hingga Minggu (27–30/8). Kejuaraan yang digelar Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Banyuwangi itu menjadi ajang bagi atlet dari berbagai kelompok usia dan jenjang pendidikan.
Mulai kategori TK, SD, SMP, SMA, mahasiswa, remaja, hingga dewasa usia 17–25 tahun ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
Di tengah atmosfer kompetisi yang sarat kontak fisik, keberadaan tenaga medis menjadi bagian penting dari penyelenggaraan pertandingan.
Bukan Sekadar Hadir, Tim Medis Disiapkan untuk Respons Cepat
Medicare On Vacation merupakan program layanan tim tenaga medis RSU Bhakti Husada yang memberikan dukungan kesehatan dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Dalam Kejurkab Pencak Silat Banyuwangi, tim medis disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama maupun penanganan terhadap kondisi medis yang muncul selama pertandingan.
Setiap pelayanan dilakukan dengan berpedoman pada prosedur operasional standar (SOP). Prinsip safety first menjadi pijakan utama, dengan keselamatan pasien maupun korban sebagai prioritas.
Hal tersebut penting karena pencak silat termasuk olahraga yang memiliki potensi cedera. Benturan, jatuh, maupun cedera akibat gerakan pertandingan dapat terjadi sewaktu-waktu.
Dengan tim medis berada di lokasi, kondisi yang membutuhkan pertolongan dapat segera ditangani tanpa harus menunggu atlet atau peserta dibawa keluar arena.
Ambulans hingga Peralatan P3K Ikut Disiagakan
Dukungan RSU Bhakti Husada tidak hanya berupa tenaga medis.
Medicare On Vacation juga menyiapkan ambulans beserta petugas serta peralatan dan perlengkapan pertolongan pertama (P3K).
Kesiapan tersebut menjadi bagian dari sistem respons medis selama kejuaraan berlangsung.
Artinya, ketika terjadi kondisi darurat, tim tidak perlu memulai penanganan dari nol. Tenaga medis, sarana transportasi medis, hingga perlengkapan pertolongan sudah berada dalam kesiapsiagaan di sekitar kegiatan.
Pola pelayanan seperti ini menjadi penting dalam event olahraga yang melibatkan banyak atlet dan penonton.
RSU Bhakti Husada Ingin Lebih Dekat dengan Masyarakat
Penanggung Jawab Program Medicare On Vacation dr. Mimbar Allan Syah mengatakan, keterlibatan IHC RSU Bhakti Husada dalam kegiatan olahraga merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Keselamatan atlet dan seluruh peserta merupakan prioritas utama. RSU Bhakti Husada berkomitmen menghadirkan pelayanan medis yang siaga sehingga pertandingan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Menurutnya, pelayanan kesehatan dalam kegiatan olahraga tidak hanya berorientasi pada tindakan setelah cedera terjadi.
Kehadiran tim medis juga memiliki fungsi promotif dan preventif, terutama dalam membangun kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti aktivitas olahraga.
Dengan pendekatan tersebut, layanan medis ditempatkan bukan hanya sebagai respons ketika terjadi masalah, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menciptakan kegiatan olahraga yang lebih aman.
Medicare On Vacation Tak Hanya untuk Event Olahraga
Program Medicare On Vacation RSU Bhakti Husada memiliki cakupan layanan yang lebih luas.
Layanan tersebut dapat mendukung berbagai kebutuhan kesehatan dalam kegiatan masyarakat, institusi, komunitas, maupun penyelenggara acara.
Beberapa bentuk layanan yang tersedia antara lain kunjungan kesehatan atau homecare di penginapan maupun tempat wisata, medical check-up, pengawalan wisata, medical event, screening kesehatan dengan pemeriksaan laboratorium, hingga pendirian mini ICU di area kegiatan atau rapat.
Layanan ambulans emergency juga menjadi bagian dari dukungan yang dapat disediakan.
Dengan konsep tersebut, kebutuhan layanan medis dapat disesuaikan dengan karakter kegiatan dan tingkat risiko yang dihadapi peserta.
Keselamatan Jadi Bagian dari Pertandingan
Kejurkab Pencak Silat IPSI Banyuwangi 2026 bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara.
Di balik pertandingan dan persaingan para atlet, terdapat kebutuhan untuk memastikan setiap peserta dapat bertanding dalam lingkungan yang aman.
Kehadiran Medicare On Vacation RSU Bhakti Husada menjadi salah satu upaya untuk menjawab kebutuhan tersebut. Tim medis berada di lokasi, ambulans disiapkan, dan perlengkapan P3K tersedia untuk mengantisipasi kondisi yang membutuhkan pertolongan.
Kesimpulannya, kesiapan medis menjadi bagian penting dari Kejurkab Pencak Silat IPSI Banyuwangi 2026. Melalui Medicare On Vacation, RSU Bhakti Husada menghadirkan tenaga medis, ambulans, dan P3K agar atlet dapat bertanding dengan lebih aman, sekaligus memperkuat komitmen rumah sakit dalam mendukung kesehatan masyarakat.
Bagi masyarakat, institusi, komunitas, maupun penyelenggara kegiatan yang membutuhkan layanan Medicare On Vacation RSU Bhakti Husada, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Customer Care 081243843100. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin