19 Dokter Spesialis Siap Melayani di Poli Eksekutif RSUD Blambangan

Fredy Rizki Manunggal • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 23:00 WIB
Dokter memeriksa pasien di Poli Eksekutif RSUD Blambangan. Poli tersebut berlokasi di lantai 1 Ruang VVIP Prof dr Imanoedin. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Dokter memeriksa pasien di Poli Eksekutif RSUD Blambangan. Poli tersebut berlokasi di lantai 1 Ruang VVIP Prof dr Imanoedin. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI - Kenyamanan selama menjalani pengobatan memberikan banyak manfaat positif bagi pasien.

Selain menurunkan tingkat stres, kenyamanan fisik dan mental selama pengobatan juga bermanfaat mempercepat proses pemulihan.

RSUD Blambangan kini memiliki layanan kesehatan yang dengan service layaknya tamu hotel berbintang.

Salah satunya layanan Poli Eksekutif. Poli ini berada dalam satu gedung dengan Ruang VVIP Prof dr Imanoedin.

Di Poli Eksekutif terdapat empat kamar dengan dukungan 19 dokter spesialis, mulai layanan fetomaternal, klinik anak, bedah saraf, orthopedi, penyakit dalam, layanan intervensi nyeri, dan beberapa layanan spesialis lainnya.

Salah satu layanan unggulan Poli Eksekutif RSUD Blambangan adalah fetomaternal atau pemeriksaan perkembangan bayi sejak dalam kandungan.

Layanan tersebut membantu pasien memantau perkembangan kehamilan sejak awal sekaligus mendeteksi kemungkinan kelainan pada janin.

Pemeriksaan didukung dengan alat USG 4D khusus fetomaternal yang canggih.

Untuk pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, ruang VVIP Prof dr Imanoedin juga menyediakan screening program hamil.

Termasuk pemeriksaan hysterosalpingography (HSG) untuk melihat kondisi rahim dan saluran telur serta rekanalisasi tuba falopi.

Layanan lainnya mencakup pemeriksaan radiologi, skrining jantung koroner hingga kateterisasi jantung yang menjadi satu-satunya layanan di Banyuwangi.

Selain itu ada pula layanan pain intervention.

Layanan ini dilakukan untuk menghilangkan rasa nyeri pada pasien tanpa bantuan obat. Pula ada layanan bedah saraf, orthopedi, serta berbagai layanan spesialis lainnya.

Plt Direktur RSUD Blambangan Dr dr Siti Asiyah Anggraeni MMRS FISQua CHQP mengatakan, kehadiran Poli Eksekutif bukan dimaksudkan untuk membedakan pasien berdasarkan kelas layanan, melainkan memberikan pilihan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan dengan konsep berbeda dari layanan reguler.

“Kami membaca situasi market masyarakat yang membutuhkan layanan khusus. Bukan membedakan pasien, tetapi memberikan pasien pilihan di luar reguler atau eksklusif,” kata Asiyah.

Konsep tersebut menjadi langkah out of the box pihak RSUD Blambangan.

Rumah sakit milik pemerintah tidak hanya dituntut mampu memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, tetapi juga perlu beradaptasi dengan kebutuhan pasien yang terus berkembang.

Koordinator Pelayanan Medis RSUD Blambangan dr Ayyub Erdiyanto mengatakan, pengembangan layanan terus dilakukan meski RSUD Blambangan merupakan rumah sakit milik pemerintah daerah.

Pengembangan tidak hanya menyasar jumlah layanan, tetapi juga kualitas pelayanan kepada pasien.

"Walaupun kami rumah sakit pelat merah, kami terus berupaya melakukan pengembangan, baik dari jenis layanan maupun kualitasnya," kata Ayyub.

Pengembangan tersebut salah satunya diwujudkan dengan menghadirkan poli eksekutif dan ruang rawat VVIP Prof dr Imanoedin.

Fasilitas tersebut memberikan pilihan bagi masyarakat yang menginginkan pelayanan dengan suasana lebih nyaman dan privat, tanpa mengesampingkan aspek medis.

Sesuai harapan dari Ibu Bupati, semakin lengkapnya layanan dan fasilitas di RSUD Blambangan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Dengan banyaknya fasilitas yang kami sediakan, harapannya masyarakat Banyuwangi bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lengkap di sini. Jadi tidak harus ke luar kota," pungkasnya.

Dokter Spesialis Poli Eksekutif RSUD Blambangan

Editor : Lugas Rumpakaadi
layanan kesehatan Banyuwangi Ruang VVIP Prof dr Imanoedin Poli Eksekutif Banyuwangi dokter spesialis Banyuwangi rsud blambangan