IHC RSU Bhakti Husada Krikilan Dorong Masyarakat Sigap Hadapi Kegawatdaruratan

Sigit Hariyadi • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00 WIB
KOLABORASI: Tim medis RSU Bhakti Husada sedang memberikan edukasi kepada para Ibu-ibu IIK PTPN 1 Regional 5 melakukan bantuan hidup dasar. (RSU Bhakti Husada for Radar Banyuwangi)
KOLABORASI: Tim medis RSU Bhakti Husada sedang memberikan edukasi kepada para Ibu-ibu IIK PTPN 1 Regional 5 melakukan bantuan hidup dasar. (RSU Bhakti Husada for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Situasi kegawatdaruratan bisa datang kapan saja. Dalam kondisi seperti itu, beberapa menit pertama kerap menjadi waktu krusial sebelum pertolongan medis tiba. Karena itu, pengetahuan mengenai penanganan awal menjadi bekal penting yang perlu dimiliki masyarakat.

Kesadaran tersebut coba diperkuat IHC RSU Bhakti Husada Krikilan melalui kegiatan Edukasi dan Simulasi Penanganan Pertama Kegawatdaruratan Tingkat Dasar bersama Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT Perkebunan Nusantara I Regional 5 Cabang Kalikempit Kalisepanjang Jatirono.

Kegiatan digelar di Gedung Pertemuan Kebun Kalikempit, Sabtu (8/8), mulai pukul 13.00 hingga selesai. Agenda tersebut menjadi bagian dari pertemuan rutin pengurus dan anggota IKBI Cabang Kalikempit Kalisepanjang Jatirono.

Bukan sekadar mendengarkan materi, peserta juga diajak mempraktikkan secara langsung langkah-langkah dasar dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Simulasi diberikan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki gambaran tindakan yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.

Materi yang diberikan diharapkan menjadi bekal bagi peserta ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan di lingkungan keluarga maupun masyarakat, terutama sebelum korban mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.

Tak Sekadar Pelayanan di Rumah Sakit

Dokter Mimbar Allansyah, ketua tim yang memberikan materi kegawatdaruratan, mengatakan keterlibatan tenaga kesehatan IHC RSU Bhakti Husada Krikilan merupakan bentuk kontribusi rumah sakit dalam meningkatkan literasi sekaligus keterampilan kesehatan masyarakat.

Menurut dia, rumah sakit tidak hanya memiliki peran memberikan pelayanan kuratif ketika masyarakat membutuhkan pengobatan. Edukasi kesehatan juga menjadi bagian penting untuk mendorong masyarakat lebih siap menjaga kesehatan dan menghadapi kondisi darurat.

Dokter Allan menambahkan, IHC RSU Bhakti Husada Krikilan terus mendorong kegiatan promotif dan preventif melalui berbagai edukasi kesehatan.

“Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat semakin mendekatkan rumah sakit dengan masyarakat sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi kegawatdaruratan,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, IHC RSU Bhakti Husada Krikilan kembali menegaskan perannya sebagai institusi kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pelayanan di dalam rumah sakit. Edukasi dan promosi kesehatan di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sadar dan siap menghadapi persoalan kesehatan.

Kegiatan edukasi dan simulasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan dasar kepada peserta sehingga mampu mengambil langkah awal yang tepat ketika menghadapi situasi kegawatdaruratan sebelum bantuan medis profesional datang.

Informasi layanan: Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat menghubungi IHC RSU Bhakti Husada Krikilan melalui customer care 081243843100. (*/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
IHC Bhakti Husada kegawatdaruratan dasar simulasi P3K rsu bhakti husada Edukasi Kesehatan