Kucing Tak Hanya Jadi Teman di Rumah, Ini Beragam Manfaatnya bagi Kesehatan Mental dan Kesehatan Jantung

Nabella Anastasya Pratiwi • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 14:41 WIB
Memelihara kucing tidak hanya menjadi hobi. (Pexels/aries nha)
Memelihara kucing tidak hanya menjadi hobi. (Pexels/aries nha)

RADAR BANYUWANGI - Memelihara kucing kini tidak lagi dipandang sekadar hobi atau cara mengisi waktu luang. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kehadiran hewan peliharaan ini mampu memberikan manfaat nyata bagi kesehatan fisik maupun mental pemiliknya.

Interaksi sederhana, seperti mengelus bulu kucing, mengajaknya bermain, atau sekadar mendengarkan suara dengkurannya, mampu menciptakan rasa tenang setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Tidak mengherankan jika banyak keluarga memilih mengadopsi kucing sebagai teman sekaligus penghibur di rumah.

Salah satu manfaat yang paling banyak dirasakan pemilik kucing adalah menurunnya tingkat stres dan kecemasan. Saat berinteraksi dengan kucing, tubuh melepaskan hormon serotonin yang berperan membantu menstabilkan suasana hati sekaligus menciptakan perasaan rileks.

Pengalaman tersebut juga dirasakan Lino, salah seorang pemilik kucing. Ia mengaku merasa lebih nyaman dan bahagia ketika bermain dengan kucing peliharaannya yang diberi nama Ipul. Terlebih, ia tinggal seorang diri sehingga kehadiran kucing menjadi teman yang mampu mengusir rasa sepi.

"Kalau waktu dia minta dimanja itu lucu, nempel kayak benalu," ujarnya sambil tersenyum.

Selain membantu meredakan stres, memelihara kucing juga dinilai mampu meningkatkan kesehatan mental. Kehadiran kucing dapat mengurangi rasa kesepian dan perasaan terisolasi yang kerap dialami sebagian orang.

Rutinitas merawat kucing, mulai dari memberi makan, membersihkan kotak pasir, memandikan, hingga mengajaknya bermain, turut mendorong pemilik menjalani aktivitas secara teratur. Kebiasaan tersebut dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab sekaligus meningkatkan semangat dalam menjalani keseharian.

Tak hanya berdampak pada kesehatan mental, memelihara kucing juga dikaitkan dengan kesehatan jantung. Stres berkepanjangan diketahui dapat memengaruhi tekanan darah dan detak jantung. Karena itu, mengurangi stres melalui interaksi dengan hewan peliharaan dinilai dapat membantu menjaga kesehatan sistem kardiovaskular.

Aktivitas bermain bersama kucing juga membuat pemilik lebih aktif bergerak. Kondisi tersebut berpotensi mendukung kesehatan tubuh, termasuk membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali sehingga risiko penyakit jantung dapat berkurang.

Meski demikian, manfaat tersebut hanya dapat diperoleh apabila kucing mendapatkan perawatan yang baik. Pemilik perlu memastikan kebutuhan nutrisi, kebersihan, kesehatan, serta vaksinasi hewan peliharaan terpenuhi agar kucing tetap sehat dan tidak menjadi sumber penularan penyakit.

Karena itu, sebelum memutuskan mengadopsi kucing, calon pemilik perlu mempertimbangkan kesiapan dalam memberikan perawatan secara konsisten. Tanggung jawab terhadap kesejahteraan hewan menjadi kunci agar manfaat memelihara kucing dapat dirasakan secara optimal, baik bagi kucing maupun pemiliknya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
manfaat memelihara kucing