Long COVID Masih Membayangi Veteran, Proses Administrasi dan Layanan Medis Dinilai Terlalu Panjang

Khanza Tania Amelia Setiawan • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 13:07 WIB
Veteran militer penyintas Long COVID di Amerika Serikat menghadapi proses administrasi dan layanan medis yang panjang. (Pexels/DΛVΞ GΛRCIΛ)
Veteran militer penyintas Long COVID di Amerika Serikat menghadapi proses administrasi dan layanan medis yang panjang. (Pexels/DΛVΞ GΛRCIΛ)

RADARBANYUWANGI.ID - Para veteran militer di Amerika Serikat yang mengidap Long COVID masih menghadapi tantangan besar untuk memperoleh layanan kesehatan yang komprehensif sekaligus memulihkan hak-hak mereka. Selain harus berjuang melawan dampak kesehatan berkepanjangan, mereka juga dihadapkan pada proses administrasi yang dinilai panjang dan rumit.

Laporan media kesehatan STAT News yang dipublikasikan pada 23 Juli 2026 di Boston, Massachusetts, mengungkap perjalanan panjang para mantan prajurit dalam mengakses layanan kesehatan melalui Departemen Urusan Veteran (Veterans Affairs/VA). Sistem tersebut mengharuskan veteran menjalani berbagai tahapan evaluasi medis sebelum memperoleh penanganan maupun pengakuan atas kondisi yang mereka alami.

Proses penanganan Long COVID di lingkungan veteran disebut membutuhkan pemeriksaan berlapis untuk memastikan hubungan antara penyakit yang diderita dengan masa dinas atau paparan yang dialami selama pandemi. Tahapan tersebut kerap memperlambat akses terhadap terapi, rehabilitasi, hingga kompensasi layanan kesehatan yang menjadi hak para veteran.

Seorang pakar kebijakan kesehatan veteran yang diwawancarai STAT News menjelaskan bahwa persoalan yang dihadapi para mantan prajurit tidak hanya berkaitan dengan kondisi medis, tetapi juga kompleksitas prosedur administrasi.

"Banyak veteran yang tidak hanya harus bertarung dengan gejala fisik Long COVID yang sangat melemahkan, tetapi juga harus berhadapan dengan birokrasi panjang untuk membuktikan bahwa kondisi mereka saling berkaitan dengan masa dinas dan paparan selama pandemi," ujarnya.

Pengalaman serupa disampaikan salah seorang veteran yang terdampak Long COVID. Ia mengaku proses administrasi yang dijalani berlangsung lama dan menguras tenaga, di tengah kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya pulih.

"Proses ini terasa seperti perjuangan bertahap yang tiada henti. Kami membutuhkan kejelasan, penanganan medis yang cepat, serta pengakuan resmi atas dampak jangka panjang kesehatan yang kami alami," katanya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : STAT News
Long COVID