Kemenkes Imbau Warga Waspadai Influenza Musiman, Kelompok Rentan Berisiko Alami Komplikasi

M Humam Naufal • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 13:26 WIB
Dinkes DKI Jakarta menemukan empat kasus hantavirus sepanjang 2026. (Pexels/Daniel Dan)
Kemenkes mengimbau masyarakat mewaspadai peningkatan influenza musiman di sejumlah wilayah. (Pexels/Daniel Dan)

RADARBANYUWANGI.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran influenza musiman yang dilaporkan mengalami peningkatan di sejumlah wilayah. Meski mayoritas kasus dapat pulih melalui perawatan mandiri, kelompok rentan tetap perlu mendapat perhatian khusus.

Kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat influenza yakni lanjut usia (lansia), balita, ibu hamil, serta masyarakat dengan penyakit penyerta atau kondisi kronis. Pada kelompok tersebut, infeksi saluran pernapasan dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih serius apabila tidak ditangani dengan tepat.

Kemenkes menjelaskan, influenza merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus. Penularannya cukup mudah terjadi melalui percikan cairan dari batuk atau bersin, maupun sentuhan terhadap permukaan yang telah terkontaminasi virus.

Gejala influenza yang umum muncul antara lain demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, hingga rasa lemas pada tubuh. Masyarakat diminta mengenali tanda-tanda tersebut agar dapat melakukan penanganan sejak awal.

Meski demikian, pemerintah menegaskan masyarakat tidak perlu panik. Pencegahan tetap menjadi langkah utama untuk mengurangi risiko penyebaran influenza di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Beberapa kebiasaan sederhana yang dianjurkan antara lain rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menutup mulut dan hidung saat batuk maupun bersin, memakai masker ketika sedang mengalami gejala flu, serta menjaga jarak dengan orang yang sedang sakit.

Selain menjaga kebersihan diri, masyarakat juga diminta memperkuat daya tahan tubuh melalui penerapan pola hidup sehat. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga secara rutin, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, serta menjaga waktu istirahat menjadi bagian penting dalam mempertahankan kondisi kesehatan.

Kemenkes juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami gejala yang mengarah pada kondisi serius. Tanda yang perlu diwaspadai di antaranya demam tinggi yang tidak kunjung membaik, sesak napas, nyeri dada, atau kondisi tubuh yang semakin menurun setelah beberapa hari.

Pemeriksaan medis menjadi langkah penting, terutama bagi kelompok berisiko tinggi, untuk mencegah kemungkinan terjadinya komplikasi akibat infeksi influenza.

Pengamat kesehatan masyarakat menilai peningkatan kasus influenza musiman dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai perubahan cuaca, meningkatnya mobilitas masyarakat, hingga menurunnya perhatian terhadap perilaku hidup bersih dan sehat.

Karena itu, pencegahan dinilai tetap menjadi cara paling efektif untuk mengendalikan penyebaran penyakit. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, kesehatan tubuh, dan segera mencari pertolongan medis ketika gejala memburuk menjadi kunci menghadapi peningkatan influenza musiman.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Kemenkes RI
virus influenza kementerian kesehatan