RSI Fatimah Banyuwangi Hadirkan Alat Treadmill Jantung Terbaru, Deteksi Gangguan Kardiovaskular Makin Akurat

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 10:00 WIB
PERIKSA LEBIH DINI: Dokter Rika Yenni Prihatini Sp JP sedang mengoperasikan alat treadmill jantung terbaru untuk dimanfaatkan pasien. (Foto: RSI Fatimah Banyuwangi)
PERIKSA LEBIH DINI: Dokter Rika Yenni Prihatini Sp JP sedang mengoperasikan alat treadmill jantung terbaru untuk dimanfaatkan pasien. (Foto: RSI Fatimah Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah Banyuwangi terus memperkuat layanan kesehatan jantung dengan menghadirkan alat treadmill jantung (treadmill test/exercise stress test) generasi terbaru. Perangkat medis berstandar tinggi ini memungkinkan dokter mendeteksi gangguan kardiovaskular lebih dini melalui pemeriksaan yang akurat, aman, dan noninvasif.

Pengadaan fasilitas baru tersebut menjadi bagian dari upaya RSI Fatimah Banyuwangi meningkatkan kualitas layanan diagnostik bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit jantung yang hingga kini masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Alat treadmill terbaru ini dirancang khusus untuk cardiac stress testing, yakni pemeriksaan yang mengevaluasi respons jantung saat tubuh melakukan aktivitas fisik. Dibandingkan perangkat generasi sebelumnya, teknologi yang digunakan memiliki tingkat akurasi lebih tinggi serta mampu terintegrasi dengan sistem elektrokardiografi (EKG) diagnostik GE dan monitor tekanan darah sehingga hasil pemeriksaan menjadi lebih komprehensif.

Tak hanya itu, perangkat ini juga memiliki daya tahan yang lebih baik sehingga mampu mendukung pemeriksaan pasien secara optimal, termasuk pada beban kerja yang tinggi.

Melalui pemeriksaan treadmill, dokter dapat mengetahui bagaimana jantung bekerja ketika aktivitas fisik meningkat. Selama tes berlangsung, pasien diminta berjalan di atas treadmill dengan kecepatan dan kemiringan yang dinaikkan secara bertahap sambil kondisi jantung terus dipantau.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter dapat mendeteksi berbagai kemungkinan gangguan, seperti berkurangnya aliran darah ke otot jantung, gangguan irama jantung (aritmia), maupun keluhan yang hanya muncul ketika tubuh beraktivitas dan tidak terdeteksi saat pasien beristirahat.

Selain membantu menegakkan diagnosis penyakit jantung koroner, treadmill test juga berfungsi mengevaluasi kondisi pasien setelah menjalani terapi atau tindakan medis pada jantung. Pemeriksaan ini sekaligus menjadi acuan bagi dokter dalam menentukan batas aktivitas fisik yang aman sesuai kondisi masing-masing pasien.

Dengan hadirnya alat treadmill jantung terbaru, masyarakat Banyuwangi kini memiliki akses terhadap pemeriksaan jantung yang lebih modern tanpa harus dirujuk ke luar daerah. Pemeriksaan yang lebih akurat diharapkan mampu mempercepat penegakan diagnosis sehingga penanganan dapat dilakukan lebih dini.

RSI Fatimah Banyuwangi menegaskan, pembaruan fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan yang terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi medis.

Selain meningkatkan kualitas diagnosis, kehadiran alat treadmill jantung terbaru juga diharapkan mampu mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan kardiovaskular. Pemeriksaan dini dinilai menjadi langkah penting untuk mengenali faktor risiko dan mencegah komplikasi penyakit jantung yang lebih berat di kemudian hari. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Treadmill jantung Cek jantung kesehatan jantung rsi fatimah banyuwangi