Menkes Resmikan OASIS Wangi, Warga Banyuwangi Kini Bisa Konsultasi Kesehatan via WhatsApp 24 Jam

M Ksatria Raya • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 19:35 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Bupati Ipuk Fiestiandani meresmikan OASIS Wangi di Aston Hotel, kini layanan kesehatan digital Banyuwangi siaga 24 Jam. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Bupati Ipuk Fiestiandani meresmikan OASIS Wangi di Aston Hotel, kini layanan kesehatan digital Banyuwangi siaga 24 Jam. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali menghadirkan terobosan di sektor kesehatan. Bersama Noora Health, Banyuwangi meluncurkan OASIS Wangi (Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi/Optimal Access to Smart Integrated Services Banyuwangi), layanan konsultasi kesehatan berbasis WhatsApp yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam setiap hari.

Inovasi digital tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Ballroom Hotel Aston Banyuwangi, Sabtu (19/7). Kehadiran OASIS Wangi menjadi bagian dari transformasi layanan kesehatan primer yang lebih mudah dijangkau masyarakat, kapan pun dan di mana pun.

Melalui layanan ini, warga cukup menggunakan aplikasi WhatsApp untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai berbagai persoalan kesehatan, mulai dari keluhan awal, perawatan anggota keluarga di rumah, penggunaan obat yang tepat, hingga memperoleh edukasi kesehatan secara berkala. Seluruh layanan tersedia tanpa harus mengunduh aplikasi baru.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi atas langkah Banyuwangi yang dinilai berhasil memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, digitalisasi menjadi strategi penting untuk memperkuat layanan promotif dan preventif, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.

Inovasi digital Banyuwangi diresmikan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Ballroom Hotel Aston Banyuwangi, Sabtu (19/7). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Inovasi digital Banyuwangi diresmikan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Ballroom Hotel Aston Banyuwangi, Sabtu (19/7). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

"Digitalisasi yang dilakukan di Banyuwangi ini luar biasa. Ini merupakan langkah cerdas untuk memperkuat upaya preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat," ujar Budi.

Ia menilai belum banyak pemerintah daerah yang mampu menghadirkan layanan konsultasi kesehatan berbasis digital selama 24 jam. Karena itu, inovasi Banyuwangi dinilai layak menjadi model yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

"Kita perlu kepala daerah seperti Bupati Ipuk yang mampu mempercepat hadirnya inovasi pelayanan kesehatan seperti ini di berbagai daerah," katanya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan, OASIS Wangi merupakan pengembangan kerja sama Pemkab Banyuwangi dengan Noora Health yang telah dimulai sejak tahun lalu melalui program pendampingan kesehatan keluarga.

Dari pelaksanaan program tersebut, muncul kebutuhan agar masyarakat memperoleh akses konsultasi kesehatan yang tidak dibatasi jam operasional fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat (kanan) menabuh terbang tanda dimulainya inovasi digital OASIS Wangi. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat (kanan) menabuh terbang tanda dimulainya inovasi digital OASIS Wangi. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

"Kami ingin masyarakat semakin mudah memperoleh informasi kesehatan yang benar tanpa dibatasi waktu maupun jarak. Karena itu kami menghadirkan OASIS Wangi, sehingga masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan melalui WhatsApp selama 24 jam," ujar Ipuk.

Ipuk menegaskan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menjelaskan, OASIS Wangi tidak menggantikan layanan di puskesmas maupun rumah sakit. Layanan ini justru menjadi pintu pertama (first contact) bagi masyarakat untuk memperoleh informasi kesehatan yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Layanan ini membantu masyarakat mendapatkan arahan sejak awal ketika mengalami keluhan kesehatan. Warga dapat berkonsultasi mengenai kondisi kesehatannya, perawatan anggota keluarga di rumah, penggunaan obat, maupun memperoleh edukasi kesehatan. Apabila dari hasil konsultasi diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas akan mengarahkan masyarakat ke puskesmas atau rumah sakit sesuai kebutuhan," jelas Amir.

Pemilihan platform WhatsApp, lanjut Amir, dilakukan karena aplikasi tersebut telah digunakan hampir seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, layanan menjadi lebih mudah diakses tanpa memerlukan kemampuan digital yang rumit.

Menkes Budi Gunadi Sadikin meluncurkan OASIS Wangi (Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Menkes Budi Gunadi Sadikin meluncurkan OASIS Wangi (Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

"Kami berharap masyarakat tidak lagi kesulitan mencari informasi kesehatan yang benar. Melalui OASIS Wangi, mereka dapat memperoleh respons yang cepat dari tenaga kesehatan, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih dini sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif untuk mewujudkan masyarakat Banyuwangi yang lebih sehat," tambahnya.

Di sisi lain, Co-Founder dan Co-CEO Noora Health, dr. Shahed Alam, mengapresiasi komitmen Banyuwangi dalam mengembangkan inovasi pelayanan kesehatan berbasis digital.

Menurutnya, kolaborasi yang sebelumnya berfokus pada pendampingan keluarga kini berkembang menjadi layanan konsultasi kesehatan yang lebih komprehensif dan mudah diakses masyarakat.

Noora Health saat ini telah bermitra dengan sedikitnya 14 kabupaten dan kota di Indonesia. Namun, Banyuwangi menjadi daerah pertama yang berhasil mengembangkan kolaborasi tersebut menjadi layanan konsultasi kesehatan berbasis WhatsApp yang beroperasi selama 24 jam.

Dengan hadirnya OASIS Wangi, Banyuwangi kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang aktif mendorong transformasi digital pelayanan publik. Kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan mitra pembangunan diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, inklusif, dan berorientasi pada pencegahan sehingga masyarakat memperoleh pendampingan kesehatan kapan pun dibutuhkan. (ray/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Oasis Wangi Banyuwangi Sehat WhatsApp kesehatan Menkes Budi Noora Health