Radarbanyuwangi.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Bahkan hingga akhir perjalanan hidup pasien, yakni pelayanan pemulasaraan jenazah.
Di RSUD Blambangan, petugas pemulasaraan jenazah yang dipimpin oleh Agus Wahyudi senantiasa siap memberikan pelayanan dengan mengedepankan profesionalisme, penghormatan terhadap martabat manusia, serta kepedulian kepada keluarga yang sedang berduka.
Kesiapan petugas diwujudkan melalui pemenuhan standar operasional prosedur, penggunaan alat pelindung diri yang sesuai, serta koordinasi yang baik dengan tenaga kesehatan dan keluarga pasien. Setiap proses dilakukan secara cermat, mulai persiapan jenazah, pemandian atau perawatan jenazah sesuai agama dan kepercayaan, hingga penyerahan kepada pihak keluarga.
Baca Juga: RSUD Blambangan Sediakan Layanan Surat Keterangan Sehat Jiwa di Poli Psikiatri
Selain memiliki kompetensi teknis, petugas pemulasaraan jenazah juga dituntut memiliki empati dan ketenangan dalam menghadapi situasi yang penuh duka. Sikap menghargai, komunikasi yang santun, serta kemampuan memberikan pelayanan dengan penuh kepedulian menjadi bagian penting dalam setiap tugas yang dijalankan.
RSUD Blambangan berkomitmen memastikan pelayanan pemulasaraan jenazah dapat dilaksanakan secara aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kesiapan sumber daya manusia, sarana pendukung, serta penerapan prosedur yang konsisten menjadi wujud komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang menyeluruh, mulai upaya penyembuhan hingga penghormatan terakhir kepada setiap pasien.
Plt Direktur RSUD Blambangan dr Asiyah menyampaikan, dengan dedikasi para petugas pemulasaraan jenazah, RSUD Blambangan terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada aspek medis, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, etika, dan penghormatan terhadap setiap insan hingga akhir hayatnya. Hal ini sesuai dengan komitmen Bupati Ipuk Fiestiandani bahwasanya pelayanan di RSUD Blambangan tidak hanya diukur dari kualitas layanan medis bagi pasien yang dirawat, tetapi juga dari penghormatan yang diberikan kepada setiap pasien hingga akhir hayatnya. (*/sgt)
Editor : Titin Wulandari