Radarbanyuwangi.id - Tim medis RSUD Blambangan kembali berhasil melakukan operasi adenotonsilektomi pada pasien yang mengalami gejala OSA (obstructive sleep apnea) sebagai upaya penanganan pada pasien dengan gangguan amandel yang telah menimbulkan keluhan berulang.
OSA merupakan gangguan yang terjadi ketika jalan napas bagian atas tersumbat sebagian atau seluruhnya berulang kali saat tidur, sehingga aliran udara terhenti atau berkurang meskipun usaha bernapas tetap ada.
Sedangan adenotonsilektomi adalah tindakan operasi untuk mengangkat tonsil (amandel) dan adenoid (jaringan limfoid di belakang hidung) secara bersamaan. Tindakan ini umumnya direkomendasikan pada pasien yang sering mengalami radang amandel, kesulitan menelan, gangguan tidur akibat sumbatan jalan napas, maupun infeksi yang berulang meskipun telah mendapatkan pengobatan. Pembesaran pada tonsil dan adenoid bisa menyebabkan OSA.
Baca Juga: RSUD Blambangan Dekontaminasi di Ruang CSSD, Wujudkan Standar Keselamatan dan Mutu Pelayanan
Dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorok (THT) RSUD Blambangan dr Citra Dwi Novasti Sp THT KL menjelaskan bahwa operasi adenotonsilektomi dilakukan setelah melalui pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan indikasi tindakan serta kondisi kesehatan pasien. Dengan dukungan fasilitas medis yang memadai dan tenaga kesehatan yang kompeten, prosedur operasi dapat dilaksanakan secara aman dan sesuai standar pelayanan kesehatan.
Pasien yang menjalani adenotonsilektomi akan mendapatkan pemantauan pascaoperasi untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik. Selain itu, tim medis juga memberikan edukasi mengenai pola makan, perawatan pascaoperasi, serta tanda-tanda yang perlu diwaspadai selama masa penyembuhan.
Plt Direktur RSUD Blambangan dr Asiyah mengatakan, dengan pelayanan spesialistik yang terus berkembang, RSUD Blambangan berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Kehadiran layanan operasi THT menjadi salah satu bentuk upaya rumah sakit dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat secara komprehensif.
RSUD Blambangan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan didukung tenaga medis profesional dan fasilitas yang memadai, sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan yang optimal sesuai kebutuhan kesehatannya. Hal ini sesuai dengan komitmen Bupati Ipuk Fiestiandani bahwa dengan adanya fasilitas dan penguatan SDM medis, masyarakat tidak perlu dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. (*/sgt)
Editor : Titin Wulandari