RADARBANYUWANGI.ID – Upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Banyuwangi terus diperkuat. Salah satunya melalui kolaborasi antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi dan RSU Bhakti Husada Krikilan Glenmore yang melibatkan dokter spesialis sebagai tim ahli pendamping pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), kegawatdaruratan, serta sistem rujukan maternal dan neonatal.
Kepercayaan itu diberikan Dinkes Banyuwangi kepada dua dokter spesialis RSU Bhakti Husada, yakni dr Royan Mechi V, SpOG dan dr Evisina Hanafiati F, SpA. Keduanya ditugaskan menjadi narasumber dalam kegiatan pendampingan tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Tulungrejo beserta jejaring fasilitas kesehatannya.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Puskesmas Tulungrejo pada Selasa (23/6) tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak sekaligus memperkuat upaya pencegahan kematian ibu dan bayi.
Dalam pendampingan tersebut, para tenaga kesehatan mendapatkan pembaruan pengetahuan dan keterampilan terkait pelayanan KIA, penanganan kegawatdaruratan maternal-neonatal, hingga penguatan sistem rujukan agar pasien dapat memperoleh penanganan cepat dan tepat saat kondisi kritis terjadi.
Direktur RSU Bhakti Husada menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Dinkes Banyuwangi kepada rumah sakitnya. Menurutnya, keterlibatan dokter spesialis dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi RSU Bhakti Husada dalam mendukung program pembangunan kesehatan daerah.
“Kami berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan sekaligus membangun sistem pelayanan yang terintegrasi,” ujarnya.
Melalui program pendampingan tersebut, diharapkan tenaga kesehatan di puskesmas semakin siap menghadapi berbagai tantangan pelayanan maternal dan neonatal. Dengan kompetensi yang terus diperbarui, kualitas layanan kesehatan di tingkat pertama dapat semakin optimal sehingga risiko kematian ibu maupun bayi dapat ditekan.
Selain memperkuat kapasitas sumber daya manusia kesehatan, sinergi antara rumah sakit dan puskesmas juga menjadi fondasi penting dalam membangun sistem rujukan yang efektif. Ketika koordinasi berjalan baik, pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan dapat segera memperoleh layanan sesuai kebutuhan medisnya.
RSU Bhakti Husada menegaskan akan terus mendukung berbagai program pemerintah di bidang kesehatan melalui pelayanan profesional, edukasi kesehatan masyarakat, serta pengembangan kompetensi tenaga kesehatan. Langkah tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan masyarakat Banyuwangi yang lebih sehat dan sejahtera.
Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan spesialis kandungan, dr Royan Mechi V, SpOG praktik setiap Senin hingga Jumat pukul 07.00–10.00. Sementara dokter spesialis anak dr Evisina Hanafiati F, SpA melayani pasien setiap Senin–Kamis pukul 07.00–13.00 dan Jumat pukul 07.00–12.00. Informasi layanan dapat diperoleh melalui customer service RSU Bhakti Husada di nomor 081243843100. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin