Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

RSUD Blambangan Resmi Layani Kemoterapi, Pasien Kanker Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Kota

Sigit Hariyadi • Rabu, 10 Juni 2026 | 09:30 WIB
TINGKATKAN LAYANAN: Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi dr. Asiyah mengecek ruang layanan pasien kemoterapi di RSUD Blambangan. (Humas Pemkab Banyuwangi)
TINGKATKAN LAYANAN: Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi dr. Asiyah mengecek ruang layanan pasien kemoterapi di RSUD Blambangan. (Humas Pemkab Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Harapan baru hadir bagi pasien kanker di Banyuwangi. Kini mereka tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk menjalani kemoterapi. Sejak 25 Mei 2026, RSUD Blambangan resmi mengoperasikan layanan kemoterapi lengkap yang dapat diakses pasien umum maupun peserta BPJS Kesehatan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam memperluas akses layanan kesehatan rujukan dan meningkatkan kualitas penanganan penyakit katastropik di daerah.

Sejumlah pasien telah memanfaatkan layanan tersebut dalam dua pekan terakhir. Kehadiran fasilitas kemoterapi di RSUD Blambangan diharapkan mampu memangkas beban biaya, waktu, dan risiko kelelahan yang selama ini harus ditanggung pasien ketika menjalani terapi di luar kota.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa pengembangan layanan kemoterapi bukan hanya soal menghadirkan fasilitas medis, tetapi juga memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan manusiawi selama menjalani terapi.

“Juga kenyamanan selama proses terapi dengan tenaga medis yang profesional,” ujarnya, Senin (9/6).

Fasilitas Kemoterapi Lengkap dan Sesuai Standar

Untuk mendukung layanan tersebut, RSUD Blambangan telah melengkapi berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam penanganan pasien kanker.

Salah satunya adalah Ruang Handling Sitotoksik yang digunakan untuk peracikan obat kemoterapi. Ruangan ini dilengkapi BioSafety Cabinet (BSC) yang memenuhi standar keamanan guna menjamin proses pencampuran obat berlangsung steril dan aman.

Selain itu, tersedia pula Ruang One Day Care Kemoterapi yang difungsikan sebagai tempat pemberian obat kemoterapi secara rawat jalan. Dengan sistem tersebut, pasien dapat menjalani terapi tanpa harus menjalani rawat inap dalam kondisi tertentu.

Menurut Ipuk, proses kemoterapi bukan hanya memberikan tantangan secara fisik, tetapi juga psikologis. Karena itu, pelayanan yang diberikan tidak berhenti pada tindakan medis semata.

“Kami meminta juga dilengkapi konseling bagi pasien dan keluarganya. Karena dukungan dan pikiran positif akan meningkatkan imunitas tubuh yang penting bagi para pasien,” tuturnya.

Pasien BPJS Sudah Dilayani

Direktur RSUD Blambangan dr Asiyah mengatakan layanan kemoterapi yang baru beroperasi tersebut sudah dimanfaatkan sejumlah pasien, termasuk peserta BPJS Kesehatan.

Menurutnya, keberadaan layanan ini menjadi solusi bagi masyarakat Banyuwangi yang sebelumnya harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah untuk mendapatkan terapi kanker.

“Kini warga tidak perlu khawatir lagi dirujuk ke luar kota. Pelayanan akan terus kami lengkapi,” katanya.

Asiyah menjelaskan, kesiapan layanan kemoterapi tidak hanya didukung fasilitas fisik, tetapi juga sumber daya manusia yang kompeten di bidang onkologi.

RSUD Blambangan saat ini telah memiliki dokter subspesialis bedah onkologi, subspesialis onkologi toraks, dokter spesialis penyakit dalam dengan kualifikasi Internis Fellow Onkologi (IFO), hingga dokter spesialis paru dengan fellowship terapi sistemik onkologi toraks.

Layanan tersebut juga diperkuat tenaga kefarmasian serta perawat khusus kemoterapi yang telah mendapatkan pelatihan sesuai standar pelayanan pasien kanker.

Pengembangan Layanan Kanker Terus Berlanjut

Pengoperasian kemoterapi menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan layanan kanker terpadu di Banyuwangi. Pemkab bersama manajemen RSUD Blambangan juga terus melengkapi berbagai perangkat pendukung untuk meningkatkan deteksi dini dan penanganan kanker secara komprehensif.

Asiyah menyebutkan, salah satu fasilitas yang kini telah tersedia adalah alat mammografi yang digunakan untuk pemeriksaan dan deteksi dini kanker payudara.

“Tidak hanya kemoterapi, namun Ibu Bupati terus mendukung pengembangan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Alat kesehatan terus dilengkapi, seperti saat ini telah ada peralatan pemeriksaan mammografi,” ujarnya.

Dengan hadirnya layanan kemoterapi di RSUD Blambangan, masyarakat Banyuwangi kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap layanan kanker berkualitas. Kehadiran fasilitas ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam upaya pemerataan layanan kesehatan spesialistik di daerah, sehingga pasien dapat memperoleh pengobatan yang lebih cepat, nyaman, dan berkelanjutan. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#pasien kanker #Kemoterapi Banyuwangi #rsud blambangan #layanan kesehatan #bpjs kesehatan