RADARBANYUWANGI.ID – Kabar baik bagi pasien penyakit ginjal kronis di Banyuwangi. RSUD Blambangan kini menghadirkan layanan pemasangan Arteriovenous (AV) shunt melalui skema One Day Care (ODC), sehingga pasien yang membutuhkan akses pembuluh darah permanen untuk menjalani hemodialisis atau cuci darah tidak lagi harus menjalani rawat inap berhari-hari di rumah sakit.
Inovasi layanan tersebut menjadi langkah strategis RSUD Blambangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi pasien gagal ginjal kronis yang selama ini membutuhkan akses vaskular jangka panjang untuk terapi cuci darah rutin.
Melalui layanan One Day Care, pasien dapat menjalani prosedur pemasangan AV shunt secara terencana, aman, dan efisien. Setelah tindakan selesai dilakukan dan kondisi pasien dinyatakan stabil oleh dokter melalui proses observasi pascatindakan, pasien diperbolehkan kembali ke rumah pada hari yang sama.
Layanan ini menjadi solusi yang tidak hanya mempercepat proses pelayanan, tetapi juga mengurangi beban psikologis pasien karena tidak perlu menjalani perawatan inap yang lebih lama.
Plt Direktur RSUD Blambangan dr Asiyah mengatakan, kehadiran layanan pemasangan AV shunt melalui One Day Care merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang modern, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan sistem pelayanan kesehatan harus mampu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat tanpa mengurangi aspek keselamatan dan mutu layanan medis.
“Layanan ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kenyamanan pasien. Dengan adanya pemasangan AV shunt melalui One Day Care, pasien dapat memperoleh akses terapi yang optimal sekaligus mengurangi waktu perawatan di rumah sakit,” ujarnya.
Penting bagi Pasien Cuci Darah Rutin
AV shunt merupakan prosedur medis yang dilakukan dengan menghubungkan pembuluh darah arteri dan vena untuk menciptakan akses vaskular yang lebih kuat dan tahan lama. Akses tersebut sangat dibutuhkan oleh pasien penyakit ginjal kronis yang harus menjalani terapi hemodialisis secara rutin.
Dibandingkan akses vaskular sementara, AV shunt memiliki sejumlah keunggulan karena lebih aman digunakan dalam jangka panjang, memiliki aliran darah yang lebih baik, serta dapat menurunkan risiko komplikasi yang kerap terjadi pada pasien cuci darah.
Keberadaan AV shunt juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan terapi hemodialisis karena kualitas akses pembuluh darah sangat memengaruhi kelancaran proses penyaringan darah selama tindakan berlangsung.
Di RSUD Blambangan, pemasangan AV shunt dilakukan oleh dokter spesialis bedah umum, dr Arif Dharmawan, SpB, dengan dukungan fasilitas medis yang memadai dan standar pelayanan yang mengutamakan keselamatan pasien.
Seluruh tahapan tindakan dilakukan secara profesional mulai dari pemeriksaan awal, persiapan prosedur, pelaksanaan operasi, hingga observasi pascatindakan sebelum pasien diperbolehkan pulang.
Kurangi Rujukan ke Luar Daerah
Kehadiran layanan pemasangan AV shunt One Day Care juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan rujukan di Banyuwangi. Dengan semakin lengkapnya fasilitas dan layanan spesialis yang tersedia, masyarakat tidak perlu lagi mencari pengobatan atau tindakan medis tertentu ke rumah sakit di luar daerah.
Hal tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.
RSUD Blambangan selama beberapa tahun terakhir terus melakukan pengembangan fasilitas, sumber daya manusia, dan layanan unggulan agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
Dengan layanan yang semakin lengkap, pasien dapat memperoleh penanganan medis secara komprehensif tanpa harus menanggung biaya tambahan maupun waktu perjalanan yang lebih panjang akibat rujukan ke luar kota.
Komitmen Tingkatkan Layanan Unggulan
Dr Asiyah menegaskan bahwa RSUD Blambangan akan terus berinovasi menghadirkan layanan kesehatan unggulan yang berbasis kebutuhan masyarakat.
Peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan profesionalisme tenaga kesehatan menjadi fokus utama dalam setiap pengembangan layanan yang dilakukan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Menurutnya, inovasi pelayanan kesehatan tidak hanya bertujuan mempercepat proses pelayanan, tetapi juga memberikan pengalaman berobat yang lebih nyaman, aman, dan berkualitas bagi masyarakat.
“RSUD Blambangan akan terus mengembangkan berbagai layanan unggulan guna memenuhi kebutuhan masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya dengan mengedepankan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta profesionalisme tenaga kesehatan,” tegasnya.
Dengan hadirnya layanan pemasangan AV shunt melalui One Day Care, RSUD Blambangan semakin memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan daerah yang mampu menyediakan layanan kesehatan spesialistik secara lengkap, modern, dan mudah diakses masyarakat Banyuwangi maupun wilayah sekitarnya. (*)
Editor : Ali Sodiqin