Radarbanyuwangi.id - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini kanker payudara terus dilakukan RSUD Genteng melalui inovasi Kartini (Kiat RSUD Genteng Peduli Wanita). Salah satu layanan yang kini diperkuat adalah pemeriksaan USG payudara yang dilakukan oleh dokter wanita.
Langkah ini diambil sebagai respons atas masih adanya hambatan psikologis yang dialami sebagian wanita saat memeriksakan organ sensitif, seperti rasa malu, takut, hingga ketidaknyamanan apabila ditangani tenaga medis pria. Kondisi tersebut kerap menyebabkan keterlambatan diagnosis penyakit.
Melalui pendekatan pelayanan oleh dokter dan petugas wanita, RSUD Genteng berupaya menghadirkan suasana pemeriksaan yang lebih nyaman dan menghargai privasi pasien. Dengan demikian, diharapkan pasien dapat lebih terbuka dan tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan sejak dini.
Pemeriksaan USG payudara menjadi salah satu metode penting dalam mendeteksi kelainan pada jaringan payudara. “Selain itu, pasien juga mendapatkan edukasi mengenai tanda-tanda awal kanker payudara serta pentingnya pemeriksaan rutin sebagai langkah pencegahan,” ujar dokter spesialis radiologi RSUD Genteng dr Satinta Febrianti Sp Rad.
Inovasi “Kartini” dirancang sebagai inovasi pelayanan kesehatan yang responsif gender. Tidak hanya menyediakan layanan medis, program ini juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan pemahaman tentang kesehatan organ sensitif wanita.
Selain layanan USG Mamae, ada layanan HSG, pemeriksaan kulit dan kelamin, screening ca cervix, dan operasi SC.
Melalui layanan ini, RSUD Genteng berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini semakin meningkat. Deteksi yang dilakukan lebih awal dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan peluang kesembuhan sekaligus menekan angka kematian akibat kanker payudara.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya RSUD Genteng dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, bermartabat, dan berorientasi pada kebutuhan pasien wanita. (*/sgt)
Editor : Titin Wulandari