Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

RSUD Blambangan Perkuat Layanan NICU dengan Ventilator Neonatus, Tingkatkan Keselamatan Bayi Prematur di Banyuwangi

Ali Sodiqin • Selasa, 10 Maret 2026 | 07:00 WIB

Dokter spesialis anak dr. Kasih Widhi Astuti, Sp.A, M.Biomed menangani perawatan neonatal di ruang NICU RSUD Blambangan.
Dokter spesialis anak dr. Kasih Widhi Astuti, Sp.A, M.Biomed menangani perawatan neonatal di ruang NICU RSUD Blambangan.

RADARBANYUWANGI.ID – Upaya meningkatkan keselamatan bayi baru lahir terus dilakukan oleh RSUD Blambangan Banyuwangi.

Rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut kini memperkuat layanan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dengan menghadirkan ventilator neonatus, alat bantu pernapasan khusus yang dirancang untuk menangani bayi dengan gangguan napas berat.

Kehadiran fasilitas medis ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi bayi baru lahir, khususnya bagi bayi prematur atau mereka yang mengalami gangguan pernapasan serius sejak lahir.

Teknologi ventilator neonatus memungkinkan tenaga medis memberikan dukungan pernapasan yang lebih presisi kepada bayi yang masih sangat rentan.

Dengan pengaturan tekanan dan volume udara yang disesuaikan dengan kondisi paru-paru bayi, alat ini membantu menjaga stabilitas pasien selama menjalani perawatan intensif di ruang NICU.

Ventilator Bantu Stabilkan Pernapasan Bayi Kritis

Ventilator neonatus bekerja dengan sistem pengaturan tekanan dan volume udara yang sangat akurat. Hal ini penting karena paru-paru bayi baru lahir, terutama bayi prematur, masih dalam kondisi sangat sensitif.

Dukungan pernapasan yang terkontrol tersebut membantu memastikan oksigen tetap tersalurkan secara optimal ke dalam tubuh bayi selama masa perawatan.

Dengan teknologi ini, proses pemulihan bayi yang mengalami gangguan pernapasan dapat berlangsung lebih aman dan terpantau secara intensif.

Keberadaan ventilator neonatus juga memungkinkan tenaga medis menangani kondisi kritis dengan lebih cepat dan tepat, sehingga peluang keselamatan bayi meningkat secara signifikan.

Perawatan Dipantau Ketat Tim NICU 24 Jam

Pelayanan perawatan neonatal di ruang NICU RSUD Blambangan berada di bawah tanggung jawab dokter spesialis anak, Kasih Widhi Astuti.

Dokter yang bergelar Spesialis Anak tersebut memimpin tim tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang siaga selama 24 jam untuk memantau kondisi bayi secara intensif.

Menurut dr. Kasih Widhi, perawatan bayi di ruang NICU membutuhkan ketelitian tinggi karena kondisi pasien dapat berubah dalam waktu yang sangat cepat.

“Dalam perawatan neonatal, setiap detik sangat berarti. Teknologi seperti ventilator membantu kami bekerja lebih presisi, namun yang paling utama adalah kolaborasi tim dan pemantauan yang konsisten untuk menjaga keselamatan setiap bayi,” ujarnya.

Pendekatan yang dilakukan tim NICU tidak hanya mengandalkan teknologi medis, tetapi juga koordinasi tim yang solid serta pemantauan kondisi pasien secara berkelanjutan.

Banyak Bayi Kritis Kini Berhasil Pulih

Sejak ventilator neonatus mulai dioperasikan di ruang NICU RSUD Blambangan, sejumlah bayi dengan gangguan napas berat yang sebelumnya berada dalam kondisi kritis berhasil melewati masa perawatan intensif dengan lebih baik.

Kolaborasi yang kuat antara dokter spesialis, perawat NICU, serta tenaga kesehatan lainnya menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasien selama perawatan.

Ruang NICU sendiri dikenal sebagai unit dengan dinamika tinggi, di mana setiap keputusan medis harus diambil secara cepat dan tepat.

Namun berkat dukungan fasilitas yang semakin lengkap, tim medis dapat memberikan penanganan yang lebih optimal bagi pasien bayi dengan kondisi kritis.

Kisah Haru dari Ruang NICU

Tidak sedikit kisah haru yang muncul dari ruang NICU RSUD Blambangan.

Bayi-bayi yang sebelumnya harus menjalani perawatan intensif karena kondisi kritis, kini banyak yang telah dinyatakan stabil dan diperbolehkan pulang bersama keluarganya.

Momen tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga pasien sekaligus bagi tim medis yang selama ini merawat mereka.

Setiap bayi yang berhasil melewati masa kritis menjadi pengingat bahwa kerja keras tenaga kesehatan di ruang NICU merupakan investasi penting bagi masa depan generasi baru.

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Banyuwangi

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur RSUD Blambangan, Asiyah, menegaskan bahwa penguatan fasilitas medis merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Menurutnya, dengan fasilitas yang semakin lengkap, masyarakat Banyuwangi kini dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih komprehensif tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Melalui penguatan fasilitas serta komitmen terhadap mutu dan keselamatan pasien, RSUD Blambangan terus berupaya menghadirkan pelayanan intensif neonatal yang profesional dan terpercaya,” ujarnya.

Dengan dukungan teknologi medis modern serta tenaga kesehatan yang kompeten, RSUD Blambangan berharap mampu memberikan harapan baru bagi bayi-bayi yang lahir dengan kondisi kritis.

Dari kondisi yang penuh risiko menuju harapan baru, setiap napas bayi yang dirawat di ruang NICU dijaga dengan dedikasi, ketelitian, dan tanggung jawab penuh oleh tim medis. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#dokter Kasih Widhi Astuti #pelayanan neonatal Banyuwangi #RSUD Blambangan Banyuwangi #ventilator neonatus #layanan bayi prematur Banyuwangi #NICU RSUD Blambangan