RADARBANYUWANGI.ID – Inovasi layanan kesehatan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Terbaru, RSUD Blambangan menghadirkan layanan poli eksekutif yang dirancang untuk mempermudah masyarakat mendapatkan layanan konsultasi dokter spesialis dengan konsep lebih cepat, nyaman, dan terjadwal.
Layanan baru tersebut resmi diresmikan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Jumat (6/3).
Dalam kesempatan itu, Ipuk meninjau langsung fasilitas poli eksekutif yang berada di area rumah sakit sekaligus berdialog dengan tenaga medis yang akan memberikan layanan.
Usai melihat langsung fasilitas yang tersedia, Ipuk berharap keberadaan poli eksekutif bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin memperoleh layanan kesehatan dengan waktu tunggu lebih singkat serta sistem pelayanan yang lebih terencana.
“Ini layanan tambahan yang disediakan RSUD Blambangan. Pasien bisa langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis tanpa harus melalui pemeriksaan dokter umum terlebih dahulu,” kata Ipuk.
Menurutnya, berbeda dengan layanan poli reguler yang biasanya menggunakan sistem antrean, poli eksekutif menerapkan sistem janji temu (appointment).
Dengan sistem tersebut, pasien yang datang sudah memiliki jadwal konsultasi sehingga tidak perlu menunggu lama di rumah sakit.
“Pasien yang ingin berkonsultasi sudah memiliki jadwal yang jelas dengan dokter spesialis yang dituju. Jadi prosesnya lebih cepat dan lebih terencana,” jelasnya.
Poli eksekutif RSUD Blambangan didukung oleh 19 dokter spesialis dan subspesialis dari berbagai bidang keahlian.
Layanan yang tersedia mencakup spesialis bedah ortopedi, bedah umum, bedah saraf, kesehatan anak, obstetri dan ginekologi (obgyn), jantung, anestesi, kesehatan jiwa, saraf, paru, radiologi, hingga penyakit dalam.
Dengan kelengkapan tenaga medis tersebut, pasien dapat langsung memilih dokter spesialis sesuai kebutuhan kesehatan mereka.
Ipuk menjelaskan, layanan poli eksekutif ini diperuntukkan bagi masyarakat umum maupun pasien yang menggunakan asuransi kesehatan swasta. Namun, untuk sementara layanan tersebut belum menggunakan skema BPJS Kesehatan.
“Kalau ingin cek kesehatan jantung misalnya, pasien bisa langsung bertemu dokter spesialis jantung sesuai jadwal yang disepakati. Jadi tidak perlu melalui beberapa tahapan pemeriksaan seperti di poli reguler,” ujarnya.
Poli eksekutif sendiri berada di lantai 1 Gedung VVIP Prof dr Imanoedin RSUD Blambangan.
Gedung tersebut juga terintegrasi dengan ruang rawat inap VIP yang berada di lantai dua dan tiga, sehingga seluruh layanan eksklusif berada dalam satu kawasan.
Menurut Ipuk, kehadiran poli eksekutif merupakan bagian dari perubahan paradigma layanan kesehatan di Banyuwangi.
Masyarakat saat ini tidak hanya membutuhkan pengobatan, tetapi juga menginginkan kenyamanan, efisiensi waktu, serta privasi saat menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Orang datang ke rumah sakit tentu ingin nyaman, privasinya terjaga, dan dilayani dengan cepat. Poli eksekutif ini menjadi salah satu jawaban untuk kebutuhan tersebut,” katanya.
Meski demikian, Ipuk menegaskan bahwa keberadaan poli eksekutif tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan pada poli reguler. Semua pasien harus tetap mendapatkan pelayanan yang sama tanpa diskriminasi.
“Saya selalu tekankan tidak boleh ada diskriminasi pelayanan. Baik pasien reguler maupun pasien di poli eksekutif harus dilayani dengan sikap yang sama,” tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Blambangan dr Siti Asiyah Anggraini menjelaskan bahwa saat ini poli eksekutif dilengkapi dengan empat ruang layanan konsultasi.
Di ruang tersebut, para dokter spesialis akan memberikan layanan sesuai jadwal praktik yang telah ditentukan.
“Total ada 19 dokter spesialis dan subspesialis yang terlibat dalam layanan ini. Hampir semua layanan spesialis tersedia, kecuali poli gigi. Ke depan akan kami tambah sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Poli eksekutif dibuka setiap Senin hingga Jumat pukul 09.00 hingga 20.00 WIB dengan sistem perjanjian. Pendaftaran dilakukan secara digital melalui aplikasi pesan WhatsApp di nomor 081-3300-1400.
Pasien cukup mengisi formulir melalui tautan yang dikirim oleh petugas, kemudian memilih dokter spesialis serta jadwal konsultasi yang diinginkan.
Tak hanya menawarkan layanan konsultasi yang lebih cepat, poli eksekutif juga dilengkapi dengan sistem pelayanan terintegrasi. Jika pasien membutuhkan pemeriksaan laboratorium, petugas akan datang langsung ke ruang poli tanpa pasien harus berpindah tempat.
Begitu pula dengan layanan pengambilan obat dan proses pembayaran. Petugas farmasi maupun kasir akan melayani langsung di area poli eksekutif sehingga pasien tidak perlu berpindah lokasi.
“Semua kami buat lebih praktis agar pasien bisa mendapatkan layanan kesehatan dengan nyaman, cepat, dan efisien,” pungkas dr Asiyah. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin