Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tips Puasa Aman bagi Penderita Diabetes Mellitus, IHC RSU Bhakti Husada Krikilan Bagikan Panduan Gizi

Ali Sodiqin • Selasa, 3 Maret 2026 | 09:12 WIB

KOMPETEN: Irhamni Setyaningrum S ST memberikan edukasi kepada pasien DM di Poliklinik Gizi RSU Bhakti Husada.
KOMPETEN: Irhamni Setyaningrum S ST memberikan edukasi kepada pasien DM di Poliklinik Gizi RSU Bhakti Husada.

RADARBANYUWANGI.ID - Bagi sebagian masyarakat, Ramadan menjadi momen penuh berkah untuk menjalankan ibadah puasa.

Namun, bagi penderita Diabetes Mellitus (DM), puasa memerlukan persiapan dan pengelolaan khusus agar kadar gula darah tetap stabil dan terhindar dari komplikasi.

IHC RSU Bhakti Husada Krikilan melalui Instalasi Gizi membagikan panduan pemenuhan gizi bagi pasien diabetes selama menjalankan ibadah puasa.

Sebelum memutuskan berpuasa, penderita diabetes dianjurkan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Evaluasi kondisi klinis, kontrol gula darah, serta penyesuaian dosis dan waktu konsumsi obat menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan pasien.

“Dokter akan mengevaluasi kondisi klinis pasien, kontrol gula darah, serta menentukan perlu tidaknya penyesuaian dosis dan waktu penggunaan obat,” demikian disampaikan dalam edukasi kesehatan rumah sakit.

Pengaturan Pola Makan Saat Puasa

Pada hari biasa, pola makan pasien diabetes umumnya dibagi menjadi dua hingga tiga kali makan utama dan tiga kali selingan.

Namun selama Ramadan, jadwal tersebut berubah menjadi sahur, berbuka, dan setelah tarawih.

Chief Instalasi Gizi RSU Bhakti Husada Krikilan, Irhamni Setyaningrum SST, menjelaskan pembagian porsi makan selama puasa perlu diperhatikan secara cermat.

“Pembagian porsi makanan saat berpuasa dapat dibagi menjadi 50 persen saat sahur yang dibagi menjadi dua kali makan, yaitu awal sahur dan menjelang imsak, 40 persen saat berbuka, serta 10 persen setelah tarawih,” ujarnya.

Skema tersebut bertujuan menjaga kestabilan kadar gula darah sepanjang hari sekaligus mencegah hipoglikemia maupun lonjakan gula darah berlebih.

Pilih Karbohidrat Kompleks

Pemilihan jenis makanan menjadi kunci utama. Irhamni menyarankan pasien diabetes memilih sumber karbohidrat kompleks seperti sayur, buah, umbi-umbian, nasi merah, dan jagung.

Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama serta membantu menjaga kestabilan gula darah.

Selain itu, asupan protein rendah lemak juga perlu dipenuhi, disertai konsumsi sayur dan buah dalam jumlah cukup. Pola makan seimbang membantu tubuh tetap bertenaga selama berpuasa.

Hindari Gula Sederhana Saat Berbuka

Menu berbuka puasa juga tidak boleh diabaikan. Penderita diabetes sebaiknya menghindari makanan atau minuman dengan kandungan gula sederhana tinggi karena berisiko menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis.

Alih-alih mengonsumsi minuman manis berlebihan, pasien dianjurkan berbuka secara bertahap dengan porsi terkontrol dan tetap memperhatikan indeks glikemik makanan.

Layanan Konsultasi Gizi Tersedia

Bagi masyarakat yang memiliki riwayat Diabetes Mellitus atau ingin berkonsultasi terkait pengaturan gizi saat puasa, dapat mengunjungi Poli Gizi Unit Rawat Jalan RSU Bhakti Husada Krikilan.

Layanan tersedia setiap:

Selain layanan tatap muka, rumah sakit juga menyediakan konsultasi gizi secara online melalui aplikasi IHC Telemedicine, memudahkan pasien yang berhalangan hadir langsung ke rumah sakit.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi customer care di nomor 081243843100.

Puasa Tetap Aman dan Terkontrol

Dengan perencanaan yang tepat, penderita diabetes tetap dapat menjalankan ibadah puasa secara aman.

Kunci utamanya adalah konsultasi medis, pengaturan jadwal obat, serta pemilihan menu bergizi seimbang.

Edukasi yang tepat diharapkan membantu pasien menghindari komplikasi sekaligus menjalankan Ramadan dengan nyaman dan penuh keberkahan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#tips puasa diabetes #konsultasi gizi diabetes #gizi pasien DM saat puasa #puasa penderita diabetes #rsu bhakti husada krikilan #IHC Telemedicine