Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

RSI Fatimah Banyuwangi Gandeng FIKKIA Unair, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Layanan Kesehatan di Banyuwangi

Ali Sodiqin • Selasa, 24 Februari 2026 | 08:41 WIB

Dekan FIKKIA Unair Banyuwangi Dr Rahadian Indarto Susilo, dr, SpBS (K) bersama jajaran berfoto dengan Direktur RSI Fatimah Banyuwangi dr Widowati, SpAnTi sebagai simbol kerja sama.
Dekan FIKKIA Unair Banyuwangi Dr Rahadian Indarto Susilo, dr, SpBS (K) bersama jajaran berfoto dengan Direktur RSI Fatimah Banyuwangi dr Widowati, SpAnTi sebagai simbol kerja sama.

RADARBANYUWANGI.ID - Upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mutu layanan kesehatan terus diperkuat RSI Fatimah Banyuwangi.

Terbaru, rumah sakit ini menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam Universitas Airlangga Banyuwangi dalam rangka implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret menghadirkan sinergi antara institusi pelayanan kesehatan dan lembaga pendidikan tinggi di Banyuwangi.

Fokusnya tak hanya pada praktik klinik mahasiswa, tetapi juga penguatan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Optimalkan Tiga Pilar Tri Dharma

Kerja sama ini dirancang untuk memperkuat tiga pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, kedua belah pihak berkomitmen mengoptimalkan potensi masing-masing demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mencetak tenaga medis yang kompeten.

Berbagai kegiatan akademik akan dilaksanakan secara terintegrasi, mulai dari kuliah tamu, seminar, workshop, penyuluhan kesehatan, hingga penelitian kolaboratif.

Seluruh aktivitas difokuskan di wilayah Banyuwangi agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa FIKKIA Unair Banyuwangi yang menjalani pembelajaran praktik maupun akademik di RSI Fatimah.

Program studi yang terlibat meliputi S1 Kedokteran, S1 Kesehatan Masyarakat, hingga Program Profesi Dokter.

Mahasiswa nantinya akan didampingi oleh fasilitator atau pembimbing profesional dari RSI Fatimah Banyuwangi, sehingga proses pembelajaran tetap terarah dan sesuai standar kompetensi pendidikan kedokteran.

Langkah Strategis Dukung Pendidikan Kesehatan Daerah

Direktur RSI Fatimah Banyuwangi, dr Widowati, SpAnTi, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pengembangan pendidikan kesehatan di daerah.

“Harapannya, kolaborasi ini bisa menjadi langkah baik dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Menurutnya, rumah sakit memiliki peran penting sebagai wahana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa kedokteran maupun tenaga kesehatan lainnya.

Dengan keterlibatan langsung dalam sistem layanan kesehatan, mahasiswa akan memperoleh pengalaman nyata yang tidak didapatkan hanya melalui teori di ruang kelas.

Perluas Jejaring Rumah Sakit Pendidikan

Dari sisi internal, kerja sama ini dikoordinasikan melalui bagian SDI dan Diklat RSI Fatimah Banyuwangi.

Staf SDI dan Diklat, Bd Devinda Febrianti Saputri, SKeb, menjelaskan bahwa latar belakang kolaborasi ini berkaitan dengan kebutuhan pendidikan kedokteran Unair Banyuwangi untuk memperluas jejaring rumah sakit pendidikan.

“Selain rumah sakit induk, mahasiswa juga perlu pengalaman di rumah sakit swasta agar mendapatkan gambaran layanan kesehatan yang lebih komprehensif,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SDI dan Diklat RSI Fatimah, Ns Sri Suherning, SKep, MM, menambahkan bahwa tahap awal pembelajaran tidak langsung berfokus pada pelayanan pasien.

Mahasiswa akan mempelajari struktur organisasi dan tata kelola rumah sakit sebagai bagian dari pembelajaran manajemen serta kewirausahaan di bidang kesehatan.

“Ke depan tentu akan berkembang ke tahap praktik klinik sesuai kebutuhan pendidikan,” katanya.

Kerja Sama Lima Tahun dan Jejak Kolaborasi Sebelumnya

Kerja sama ini akan berlangsung selama lima tahun sejak penandatanganan. Dalam kurun waktu tersebut, kedua institusi akan melakukan evaluasi dan pengembangan program secara berkala.

Sebelumnya, RSI Fatimah Banyuwangi juga telah menjalin kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan, salah satunya Universitas dr. Soekardjo (Unidsoe), yang sebelumnya dikenal sebagai Stikes Banyuwangi.

Rekam jejak kolaborasi tersebut menunjukkan komitmen RSI Fatimah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang kesehatan di Banyuwangi.

Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Kolaborasi

Melalui sinergi ini, RSI Fatimah tidak hanya berperan sebagai rumah sakit pelayanan, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan ilmu kesehatan di daerah.

Kolaborasi dengan FIKKIA Unair Banyuwangi diharapkan mampu mencetak tenaga kesehatan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia medis yang terus berkembang.

Di sisi lain, masyarakat Banyuwangi juga diuntungkan dengan hadirnya berbagai kegiatan pengabdian dan penyuluhan kesehatan yang menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, RSI Fatimah Banyuwangi terus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit yang tak hanya fokus pada layanan medis, tetapi juga berkontribusi aktif dalam membangun ekosistem pendidikan dan kesehatan yang berkelanjutan di Banyuwangi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#FIKKIA Unair Banyuwangi #rsi fatimah #banyuwangi