Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gebrakan HKN 2025! Pemkab Banyuwangi Hadirkan Dokter Spesialis di Puskesmas, Warga Tak Perlu ke RS Lagi!

Ali Sodiqin • Kamis, 13 November 2025 | 20:31 WIB
Pemkab Banyuwangi hadirkan dokter spesialis di puskesmas demi akses kesehatan cepat dan merata bagi seluruh warga.
Pemkab Banyuwangi hadirkan dokter spesialis di puskesmas demi akses kesehatan cepat dan merata bagi seluruh warga.

RADARBANYUWANGI.ID – Momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi untuk menghadirkan terobosan besar di sektor kesehatan.

Tahun ini, Banyuwangi resmi menghadirkan dokter spesialis di puskesmas guna memperkuat layanan medis dari tingkat dasar hingga lanjutan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Banyuwangi dalam memperluas akses kesehatan komprehensif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa harus menempuh jarak jauh ke rumah sakit.

Dikutip dari laman banyuwangikab.go.id, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, kehadiran dokter spesialis di puskesmas merupakan wujud nyata pelayanan kesehatan yang makin dekat dengan masyarakat.

“Dengan kehadiran dokter spesialis di puskesmas, masyarakat bisa mendapatkan penanganan lebih cepat dan tepat. Ini juga memperkuat kesinambungan antara pelayanan dasar dan rujukan,” ujar Ipuk saat meninjau layanan spesialis di Puskesmas Mojopanggung, Rabu (12/11/2025).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menjelaskan, dokter spesialis yang ditugaskan meliputi spesialis kandungan (Obgyn), jantung, paru, dan rehabilitasi medik. Mereka akan melayani secara bergiliran di 26 puskesmas se-Banyuwangi.

“Dengan program ini, puskesmas tak lagi hanya berfungsi sebagai layanan dasar, tetapi juga menjadi pusat layanan kesehatan komprehensif yang terhubung dengan rumah sakit daerah,” terang Amir.

Menurut Amir, integrasi layanan ini penting agar masyarakat memperoleh pelayanan medis tanpa terputus, mulai dari pencegahan, deteksi dini, hingga rujukan lanjutan.

“Puskesmas harus menjadi bagian dari rantai layanan kesehatan yang utuh, bukan sekadar tempat pengobatan dasar,” tegasnya.

Selain memperkuat layanan medis, Pemkab Banyuwangi juga terus menggencarkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).

Program nasional ini sudah dinikmati oleh 36 persen warga Banyuwangi, dan ditargetkan mencapai 50 persen hingga akhir 2025.

Untuk memperluas jangkauan, tenaga kesehatan aktif melakukan layanan jemput bola di berbagai kegiatan masyarakat seperti Car Free Day (CFD) dan acara komunitas lainnya.

“Kami hadir langsung di tengah masyarakat agar layanan kesehatan bisa lebih dekat dan merata,” tambah Amir.

Dalam momentum HKN kali ini, Pemkab Banyuwangi juga menyalurkan bantuan paket sembako hasil dari program ASN Berbagi Belanja di Tanggal Cantik (11/11) kepada pasien TBC serta keluarga bayi yang mengalami stunting.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa HKN 2025 di Banyuwangi bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen untuk Banyuwangi Sehat dan Sejahtera. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#dokter spesialis #Ipuk Fiestiandani #banyuwangi #puskesmas