RADARBANYUWANGI.ID - PT Rolas Nusantara Medika (PT RNM) menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja.
Dua unit rumah sakit (RS) di bawah naungannya, yakni RSU Kaliwates Jember dan RSU Bhakti Husada Banyuwangi berhasil meraih Predikat Emas dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi dan komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan di sektor layanan kesehatan.
Direktur PT Rolas Nusantara Medika dr Syamsul Bahri MPH.,MKK, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran manajemen dan karyawan di lingkungan RSU Kaliwates dan RSU Bhakti Husada.
“Predikat Emas SMK3 bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi bukti nyata dari budaya keselamatan yang hidup di setiap lini kerja kami. PT RNM senantiasa berkomitmen untuk menjadikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja sebagai fondasi utama dalam setiap aktivitas pelayanan,” ujarnya.
Sistem SMK3 merupakan standar nasional yang bertujuan memastikan setiap tenaga kerja, pasien, dan lingkungan rumah sakit terlindungi dari potensi bahaya kerja.
Penerapan SMK3 di sektor kesehatan menjadi krusial karena rumah sakit memiliki risiko tinggi terhadap paparan biologis, kimia, ergonomi, hingga potensi kecelakaan akibat peralatan medis.
Selain sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan kerja, pelaksanaan SMK3 juga menjadi pemenuhan terhadap regulasi nasional, khususnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 yang mewajibkan perusahaan dengan jumlah karyawan dan tingkat risiko tertentu untuk mengimplementasikan sistem ini secara menyeluruh.
Bagi rumah sakit, penerapan SMK3 juga sejalan dengan standar akreditasi nasional yang menekankan pentingnya keselamatan pasien dan tenaga kesehatan sebagai bagian dari mutu pelayanan.
Predikat Emas yang diraih RSU Kaliwates dan RSU Bhakti Husada bukanlah hasil yang instan. Kedua rumah sakit ini melalui tahapan audit eksternal yang ketat dan komprehensif oleh lembaga berwenang.
Proses audit mencakup pemeriksaan dokumen, pelaksanaan pelatihan, simulasi tanggap darurat, serta evaluasi terhadap penerapan kebijakan dan prosedur K3 di setiap bidang kerja.
Audit dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh aspek keselamatan telah dijalankan sesuai pedoman SMK3 dan terintegrasi dengan sistem manajemen mutu rumah sakit.
Dalam prosesnya, seluruh departemen dan unit kerja turut terlibat aktif, mulai bidang keperawatan, pelayanan medis, umum, hingga penunjang nonmedis.
Kolaborasi lintas bidang ini menjadi faktor penting yang memastikan penerapan K3 bukan hanya sebatas kewajiban administratif, melainkan benar-benar menjadi budaya kerja yang melekat.
Keberhasilan RSU Kaliwates dan RSU Bhakti Husada meraih predikat tertinggi ini tidak terlepas dari peran kepemimpinan manajemen yang konsisten serta partisipasi aktif seluruh karyawan.
Budaya K3 diterapkan melalui pelatihan rutin, sosialisasi, serta kegiatan peningkatan kesadaran keselamatan kerja di setiap level organisasi.
Selain itu, penerapan SMK3 juga terintegrasi dengan sistem mutu dan pelayanan RS, sehingga seluruh aspek keselamatan kerja turut mendukung peningkatan kualitas layanan kepada pasien.
Manajemen RS memastikan setiap kegiatan operasional berjalan dengan prinsip zero accident, keamanan pasien terjamin, serta lingkungan kerja tetap sehat dan produktif.
Direktur RSU Kaliwates dr Wiwin Sriniscahyawati MM menyampaikan, capaian ini menjadi bukti nyata dari sinergi seluruh tim.
“Kami percaya, keselamatan adalah investasi jangka panjang. Dengan penerapan SMK3 yang optimal, kinerja pegawai meningkat, risiko kerja menurun, dan kepercayaan masyarakat terhadap RS juga semakin kuat,” ungkapnya.
Dampak dan Manfaat bagi Perusahaan dan Stakeholder
Pencapaian Predikat Emas SMK3 memberikan banyak manfaat strategis bagi PT RNM dan seluruh pemangku kepentingan.
Pertama, meningkatkan kepercayaan stakeholder, baik dari sisi pasien, mitra asuransi, maupun regulator, karena penerapan K3 yang terstandar menunjukkan kredibilitas institusi.
Kedua, penerapan K3 yang efektif menurunkan risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan efisiensi operasional, sehingga mendukung keberlanjutan layanan rumah sakit.
Ketiga, keberhasilan ini menjadi benchmark internal bagi unit-unit lain di bawah PT RNM untuk terus berbenah dan menerapkan sistem K3 dengan standar tinggi.
Direktur RSU Bhakti Husada dr Martha Nurani Putri menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh tenaga kesehatan.
“Kami ingin menjadikan RS bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga tempat kerja yang aman dan menumbuhkan rasa nyaman bagi seluruh karyawan. Inilah wujud nyata komitmen kami terhadap kualitas pelayanan dan kesejahteraan tenaga medis,” katanya.
PT Rolas Nusantara Medika menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan dan meningkatkan standar K3 di seluruh unit rumah sakit dan klinik yang berada di bawah naungannya.
Perusahaan juga berencana melakukan pembinaan dan pendampingan bagi unit-unit lain agar mampu mengikuti jejak RSU Kaliwates dan RSU Bhakti Husada dalam meraih Predikat Emas di masa mendatang.
“Penerapan K3 bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab moral kami dalam melindungi pekerja, pasien, dan lingkungan. Ke depan, kami akan terus memperkuat sistem manajemen, memperbanyak pelatihan, serta menanamkan nilai keselamatan dalam setiap proses kerja,” tegas Direktur PT RNM.
Keberhasilan meraih Predikat Emas SMK3 menjadi momentum penting bagi seluruh insan PT RNM untuk terus menumbuhkan budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Prestasi ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan pijakan untuk mencapai standar keselamatan kerja yang lebih tinggi di masa depan.
PT RNM berharap, seluruh unit usaha di bawahnya dapat mengikuti jejak RSU Kaliwates dan RSU Bhakti Husada, sehingga seluruh jaringan layanan kesehatan di bawah PT RNM dapat beroperasi dengan prinsip keselamatan dan kualitas pelayanan terbaik bagi masyarakat. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin