Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dinkes Banyuwangi Luncurkan Program Gemar Melampah Mangga di Pasar, Solusi Cerdas Lawan Penyakit dari Sampah!

Sigit Hariyadi • Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:10 WIB

Lintas elemen masyarakat bersama tim Puskesmas Grajagan Banyuwangi kerja bakti membersihkan sampah.
Lintas elemen masyarakat bersama tim Puskesmas Grajagan Banyuwangi kerja bakti membersihkan sampah.

RADARBANYUWANGI.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi menghadirkan inovasi baru dalam pelayanan kesehatan lingkungan melalui program “Gemar Melampah Mangga di Pasar” (Gerakan Masyarakat Mengelola Sampah Rumah Tangga dengan Peran Lintas Sektor).

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup serta mengurangi risiko penyakit berbasis lingkungan akibat pengelolaan sampah rumah tangga yang belum optimal.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Lingkungan Sehat

Kepala Dinkes Banyuwangi Amir Hidayat menjelaskan, program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah untuk mengajak masyarakat berkolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Masalah sampah rumah tangga adalah salah satu penyebab utama munculnya penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria. Maka, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengelola sampah secara benar,” tegas Amir.

Amir menambahkan, pihaknya juga menggandeng lintas sektor, mulai dari pemerintah desa, lembaga swadaya masyarakat, hingga dunia usaha untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Kami optimistis, melalui kerja sama lintas sektor, kualitas lingkungan akan membaik dan kesehatan masyarakat meningkat,” ujarnya.

Pembentukan Tim Pengelola Sampah Desa

Melalui program ini, Dinkes Banyuwangi mendorong terbentuknya tim pengelola sampah di tingkat desa dan kelurahan.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan menyiapkan anggaran pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) agar pengelolaan sampah bisa dilakukan secara berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret untuk mengatasi masalah kesehatan lingkungan di daerah.

Langkah Nyata dari Puskesmas Grajagan

Program “Gemar Melampah Mangga di Pasar” pertama kali digagas oleh Puskesmas Grajagan.

Program ini merupakan respons terhadap tingginya angka penyakit lingkungan di wilayah tersebut.

Berdasarkan data Puskesmas Grajagan, tercatat lebih dari 400 kasus penyakit berbasis lingkungan dalam satu tahun terakhir, seperti diare, ISPA, dan DBD.

“Sebagian besar kasus disebabkan oleh buruknya pengelolaan sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup bersih,” ujar salah satu petugas Puskesmas Grajagan.

Edukasi dan Aksi Nyata di Lapangan

Selain edukasi, program ini juga menghadirkan pelatihan dan pendampingan bagi kelompok masyarakat untuk membentuk komunitas pengelola sampah mandiri.

Kegiatan ini melibatkan masyarakat, pelaku usaha, dan tokoh lokal agar tercipta budaya baru dalam mengelola sampah secara bijak.

Hari, salah satu warga yang terlibat dalam kegiatan ini, mengaku merasakan dampak positifnya.

“Dulu kami kurang peduli dengan sampah rumah tangga. Sekarang lebih sadar pentingnya menjaga lingkungan. Dengan lingkungan bersih, keluarga juga lebih sehat,” ujarnya.

Masyarakat Sehat, Banyuwangi Hebat

Program “Gemar Melampah Mangga di Pasar” menjadi contoh nyata komitmen Pemkab Banyuwangi dalam mewujudkan lingkungan sehat dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif warga, Banyuwangi berharap bisa menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat.

“Lingkungan bersih, masyarakat sehat. Itulah tujuan utama kami,” tutup Amir. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Gemar Melampah Mangga di Pasar #pengelolaan sampah #Dinkes Banyuwangi