Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dinkes Luncurkan Aplikasi simBOK, Bikin Pengelolaan Dana Kesehatan Super Transparan!

Sigit Hariyadi • Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:10 WIB
PRESTASI: Plt Kepala Dinkes Banyuwangi Amir Hidayat (lima dari kanan) bersama jajaran Pemkab Banyuwangi usai menerima penghargaan Inotek Award 2024.
PRESTASI: Plt Kepala Dinkes Banyuwangi Amir Hidayat (lima dari kanan) bersama jajaran Pemkab Banyuwangi usai menerima penghargaan Inotek Award 2024.

DINAS Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi menghadirkan terobosan baru dalam pengelolaan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK). Inovasi dimaksud adalah Aplikasi Sistem Informasi Manajemen BOK (simBOK).

Inovasi yang tercantum dalam Peraturan Bupati (Perbup) Banyuwangi Nomor 7 Tahun 2025 tentang Inovasi Daerah, ini bertujuan untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran kesehatan. Terutama di 45 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Banyuwangi.

Plt. Kepala (Dinkes) Banyuwangi Amir Hidayat menjelaskan, simBOK dikembangkan sebagai bentuk respons atas meningkatnya anggaran BOK setiap tahunnya. “Sejak 2018 hingga 2022, anggaran BOK terus meningkat hingga mencapai Rp 32,5 miliar. Dengan jumlah sub kegiatan yang banyak dan melibatkan banyak pihak, dibutuhkan sistem yang dapat mengelola anggaran ini secara tertib dan akurat,” ujarnya.

Aplikasi simBOK mencakup seluruh siklus kegiatan BOK mulai perencanaan, pelaksanaan, verifikasi, hingga evaluasi dan pelaporan. SimBOK juga menyediakan fitur evaluasi dan pelaporan yang sangat lengkap.

Sasaran penggunaan simBOK meliputi para penanggung jawab program di Puskesmas, pengelola BOK, verifikator teknis dan keuangan di Dinkes, serta pejabat struktural yang bertanggung jawab atas pelaksanaan anggaran. Dengan pendekatan ini, semua pihak terlibat aktif dalam pengawasan dan pelaksanaan program secara terpadu.

Dinkes juga melakukan pembinaan dan pengawasan intensif terhadap penggunaan simBOK. "Dengan hadirnya simBOK, Pemkab Banyuwangi menegaskan komitmennya sebagai daerah yang progresif dalam membangun sektor kesehatan berbasis tata kelola yang baik. Inovasi ini diharapkan mampu menjadi contoh nasional dalam pengelolaan anggaran kesehatan yang efektif, efisien, dan akuntabel menuju terwujudnya masyarakat sehat dan SDM unggul," pungkas Amir.

Raih Prestasi Gemilang IID dan Inotek Award 2024

PEMKAB Banyuwangi kembali meraih pencapaian luar biasa dalam bidang tata kelola pemerintahan dan teknologi. Dalam kurun empat tahun berturut-turut, yakni sejak 2022 hingga 2025, Banyuwangi berhasil masuk dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) dengan nilai kematangan mencapai 108, sebuah indikator kemajuan inovasi yang sangat signifikan.

Keberhasilan ini menegaskan posisi Banyuwangi sebagai salah satu daerah yang paling progresif dan konsisten dalam mendorong inovasi di berbagai sektor, khususnya pelayanan publik dan pengelolaan pemerintahan.

Selain itu, pada tahun 2024 Banyuwangi juga berhasil meraih predikat Juara Terinovatif 2 dalam Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (Inotek Award) Provinsi Jawa Timur. Penghargaan diraih dalam kategori Teknologi Berbasis Website/Mobile Apps sebagai pengakuan atas aplikasi simBOK (Sistem Informasi Manajemen Bantuan Operasional Kesehatan) yang dikembangkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi.

SimBOK menjadi bukti nyata kemampuan daerah dalam menghadirkan solusi teknologi yang efektif untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan anggaran kesehatan.

Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi Banyuwangi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat posisi sebagai daerah unggulan di Jawa Timur. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#simBOK #kesehatan #aplikasi #dana kesehatan