RADARBANYUWANGI.ID - Untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi perempuan, RSUD Genteng kini dilengkapi alat kolposkopi yang berfungsi untuk memeriksa kelainan pada leher rahim secara lebih detail dan akurat.
Kehadiran alat kolposkopi ini menjadi langkah maju RSUD Genteng dalam mendukung pencegahan serta deteksi dini kanker serviks dan kelainan pada organ reproduksi perempuan.
“Kolposkopi adalah prosedur penting untuk memastikan adanya perubahan sel abnormal pada serviks,” kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn) RSUD Genteng, dr. Kamalia, Sp.OG.
Menurut dr. Kamalia, pemeriksaan kolposkopi memberikan gambaran lebih jelas dan detail pada leher rahim.
Dengan teknologi ini, dokter dapat menemukan kelainan yang tidak terlihat dalam pemeriksaan biasa.
“Jika ditemukan area yang mencurigakan, kami bisa langsung melakukan tindakan biopsi terarah untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
dr. Kamalia menambahkan, deteksi dini melalui kolposkopi dapat menyelamatkan banyak perempuan dari risiko kanker serviks, salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita.
Semakin cepat perubahan sel pada mulut rahim terdeteksi, semakin besar peluang untuk sembuh.
“Kami menganjurkan perempuan dengan faktor risiko atau keluhan seperti perdarahan di luar siklus haid, keputihan berulang dan berbau, perdarahan pasca senggama, nyeri panggul, atau hasil pap smear, IVA, dan HPV DNA yang tidak normal untuk segera memeriksakan diri,” imbaunya.
Layanan kolposkopi di RSUD Genteng, lanjutnya, sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Kesehatan yang melaksanakan pemeriksaan HPV DNA gratis di puskesmas secara berkala.
“Jika ada hasil tes HPV DNA positif, para bunda dapat mengonsultasikan hasilnya ke Poli Kandungan RSUD Genteng untuk pemeriksaan lanjutan dengan kolposkopi,” terangnya.
Layanan kolposkopi di RSUD Genteng dapat diakses melalui Poli Kandungan.
Kehadiran alat ini diharapkan semakin melengkapi fasilitas pemeriksaan kesehatan reproduksi di RSUD Genteng, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini kanker serviks.
Editor : Agung Sedana