Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

RSU Bhakti Husada Banyuwangi Hadirkan Layanan TURP untuk Atasi Pembesaran Prostat

Agus Baihaqi • Jumat, 19 September 2025 | 07:54 WIB
dr Andy Zulfiqar Sp.U melakukan pelayanan TURP di RSU Bhakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.
dr Andy Zulfiqar Sp.U melakukan pelayanan TURP di RSU Bhakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.

RADARBANYUWANGI.ID - Gangguan buang air kecil akibat pembesaran prostat jinak atau Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) kerap menjadi masalah kesehatan pria di usia lanjut.

Gejala yang muncul beragam, mulai dari sulit memulai kencing, pancaran lemah, sering terbangun di malam hari, hingga rasa tidak tuntas setelah buang air kecil.

Kondisi ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menurunkan kualitas hidup sehari-hari.

Sebagai solusi, RSU Bhakti Husada Banyuwangi, Krikilan, Kecamatan Glenmore, menghadirkan layanan Transurethral Resection of the Prostate (TURP).

Menurut dr. Andy Zulfiqar Sp.U, dokter spesialis urologi di RSU Bhakti Husada, prosedur TURP kini menjadi standar emas dalam penanganan pembesaran prostat.

“Tindakan ini menggunakan teknik minimal invasif yang aman dan efektif,” ujarnya.

TURP dilakukan melalui saluran kemih tanpa perlu sayatan di perut. Dengan alat khusus yang dilengkapi kamera mini, jaringan prostat yang menghalangi aliran urine dapat diangkat.

Dengan metode ini, pasien bisa kembali buang air kecil dengan lancar tanpa menjalani operasi besar.

“Keunggulan TURP adalah minim luka, pemulihan lebih cepat, dan yang paling penting, fungsi seksual pasien tetap menjadi perhatian kami. Jadi pasien tidak perlu khawatir kehilangan kualitas hidup setelah tindakan,” terang dr. Andy.

Ia menambahkan, secara umum tindakan pengobatan prostat memang berpotensi memengaruhi fungsi seksual, khususnya ejakulasi.

Namun, RSU Bhakti Husada menerapkan teknik dan pendekatan tertentu untuk meminimalkan risiko tersebut.

“Bukan hanya gejala kencing yang hilang, tetapi kualitas hidup pasien secara menyeluruh juga kami jaga,” imbuhnya.

RSU Bhakti Husada Banyuwangi menghadirkan layanan TURP dengan dukungan dokter berpengalaman, peralatan modern, dan ruang perawatan yang nyaman.

Prosedur ini sangat membantu pasien yang selama ini terganggu dengan gejala prostat, sehingga bisa kembali beraktivitas dengan lebih baik.

Direktur RSU Bhakti Husada Banyuwangi, dr. Martha Nurani Putri, menegaskan bahwa rumah sakit berkomitmen menghadirkan layanan medis yang mutakhir.

“Kami ingin memberikan solusi kesehatan yang bukan hanya menyembuhkan, tetapi juga menjaga kualitas hidup pasien. TURP adalah langkah nyata untuk menjawab kebutuhan masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya,” tegasnya.

Dengan hadirnya layanan TURP di Banyuwangi, pria yang mengalami gangguan kencing akibat pembesaran prostat kini tidak perlu jauh-jauh mencari pengobatan.

Solusi modern tersedia di daerah sendiri, dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan kualitas hidup pasien.

Editor : Agung Sedana
#prostat #rsu bhakti husada krikilan #banyuwangi