Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

IHC RSU Bhakti Husada Krikilan Luncurkan Program Medical on Vacation, Dampingi Wisatawan ke Gunung Ijen

Agus Baihaqi • Kamis, 5 Juni 2025 | 16:03 WIB
DUKUNG WISATA: Tim Medical on Vacation RSU Bhakti Husada Krikilan bersama wisatawan di puncak Gunung Ijen
DUKUNG WISATA: Tim Medical on Vacation RSU Bhakti Husada Krikilan bersama wisatawan di puncak Gunung Ijen

RadarBanyuwangi.id-Untuk mendukung pengembangan Pariwisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan, RSU Bhakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi meluncurkan program inovatif bertajuk, Medical on Vacation. Salah satu implementasi nyata program ini, pendampingan pada wisatawan yang mendaki ke Gunung Ijen, destinasi wisata yang dikenal blue fire-nya.

Program Medical on Vacation ini, kolaborasi antara sektor kesehatan dan Pariwisata dengan tujuan menghadirkan layanan medis di lokasi wisata yang ramai dikunjungi. “Tidak hanya edukatif dan preventif, juga mengedepankan kecepatan dan kesiapsiagaan dalam menangani kondisi darurat di tengah aktivitas wisata yang cukup ekstrem,” kata Direktur RSU Bhakti Husada, dr. Martha Nurani Putri.

Saat mendampingi pengunjung ke Gunung Ijen, terang dia, disiapkan ambulans gawat darurat (emergency ambulance) yang dilengkapi berbagai peralatan medis esensial seperti tabung oksigen, alat bantu pernapasan, monitor jantung (ECG), peralatan resusitasi, dan obat-obatan emergensi. “Tenaga medis professional juga siaga,” terangnya.

Ambulans ini tidak hanya standby sebagai fasilitas transportasi medis, tapi juga berfungsi sebagai mini klinik berjalan yang siap memberikan pertolongan pertama kepada wisatawan. “Di dalamnya ada tenaga medis professional terdiri dokter umum dan perawat terlatih. Mereka bertugas penuh selama kegiatan berlangsung,” katanya.

Medan Gunung Ijen yang menantang, ditambah paparan gas belerang dan suhu yang ekstrem, dapat menimbulkan gangguan kesehatan bagi wisatawan. Oleh karena itu, kehadiran tim medis dan ambulans sangat penting dalam memberikan rasa aman serta pertolongan cepat ketika dibutuhkan.

“Selama program berlangsung, tim Medical on Vacation RSU Bhakti Husada melakukan pemeriksaan ringan, monitoring kondisi wisatawan, serta penanganan terhadap kasus-kasus umum yang sering terjadi seperti, sesak napas akibat kadar belerang tinggi, kelelahan fisik saat pendakian, hipotermia ringan karena suhu dingin di puncak, kram otot dan cedera ringan,” ungkapnya seraya menyebut dalam kegiatan itu juga memberikan edukasi seputar tips aman mendaki, pencegahan dehidrasi, serta pentingnya menggunakan masker dan membawa logistik yang cukup selama perjalanan.

Sejumlah wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, jelas dia, menyatakan rasa aman dan nyaman dengan adanya dukungan medis ini. Banyak dari mereka mengaku lebih percaya diri dan tenang karena mengetahui bahwa bantuan medis tersedia kapan pun dibutuhkan. “Untuk program ini, kami mendapat dukungan penuh dari Pemkab Banyuwangi,” cetusnya.

Untuk kepan, lanjut dia, RSU Bhakti Husada berencana memperluas cakupan program ini ke destinasi wisata lain seperti, Kawah Wurung, Pantai Pulau Merah, Bangsring Underwater, dan kawasan Taman Nasional Alas Purwo. “RSU Bhakti Husada juga membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha wisata dan komunitas relawan untuk memperluas dampak dari program ini.(*/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#rsu bhakti husada #IHC #pemkab banyuwangi #medis #Medical #gunung ijen #vacation