DARI REDAKSI: Informasi di situs ini bersifat informatif dan bukan pengganti saran medis. Gunakan dengan risiko Anda sendiri. Kami tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian dalam konten situs ini.
RadarBanyuwangi.id - Leukonikia adalah kondisi umum pada kuku yang ditandai dengan munculnya garis atau bintik putih.
Meski sering kali tidak berbahaya, banyak orang merasa cemas saat melihat perubahan ini pada kuku mereka.
Artikel ini akan membahas penyebab, cara mencegah, serta kapan kamu perlu berkonsultasi ke dokter.
Apa Itu Leukonikia?
Leukonikia adalah istilah medis untuk bercak atau garis putih yang tampak pada permukaan kuku.
Perubahan ini bisa bersifat sementara dan tidak membahayakan, namun dalam beberapa kasus, bisa menjadi indikator masalah kesehatan yang lebih serius.
Penyebab Leukonikia yang Perlu Diketahui
Cedera pada Kuku
Trauma ringan, seperti kuku terbentur atau kebiasaan menggigit kuku, dapat merusak matriks kuku. Hasilnya, terbentuklah garis atau bintik putih saat kuku tumbuh.
Keracunan Logam Berat
Paparan terhadap zat berbahaya seperti timbal atau arsenik dapat menyebabkan leukonikia, meskipun kasus ini tergolong langka. Biasanya disertai gejala lain seperti mual atau gangguan sistemik.
Efek Samping Obat-obatan
Obat kemoterapi, antibiotik golongan sulfonamid, serta obat lain yang mempengaruhi sistem metabolisme tubuh dapat memicu perubahan pada kuku.
Kondisi Medis Tertentu
Leukonikia bisa menjadi gejala dari berbagai penyakit, di antaranya sirosis hati, gagal ginjal, gagal jantung, diabetes, gangguan metabolisme protein, hipertiroidisme, penyakit kulit seperti psoriasis atau eksim, infeksi jamur kuku, dan faktor genetic.
Dalam kasus yang sangat jarang, leukonikia diwariskan secara genetik dan biasanya berkaitan dengan sindrom tertentu yang langka.
Cara Mencegah Leukonikia
Untuk menjaga kesehatan kuku dan mencegah munculnya leukonikia, kamu bisa menerapkan langkah-langkah berikut:
Hindari Bahan Kimia Keras
Gunakan sarung tangan saat menggunakan deterjen atau produk pembersih rumah tangga.
Kurangi Penggunaan Cat Kuku
Jangan terlalu sering menggunakan produk kimiawi seperti cat kuku atau remover yang bersifat keras.
Lakukan Perawatan Kuku yang Aman
Hindari manikur yang terlalu agresif dan jangan memotong kuku terlalu pendek.
Gunakan Pelembap
Jaga kelembapan kuku dan kulit di sekitarnya dengan rutin menggunakan krim tangan atau minyak kutikula.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Jika garis putih pada kukumu:
- Tidak hilang meskipun kuku telah tumbuh sepenuhnya
- Disertai gejala lain seperti perubahan warna kulit, kelelahan, atau pembengkakan
- Muncul secara mendadak dan dalam jumlah banyak
Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Leukonikia memang sering kali tidak berbahaya, namun mengenali penyebab dan cara pencegahannya tetap penting.
Kamu bisa menjaga kesehatan kuku dan mengetahui kapan waktunya untuk lebih waspada.
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis jika muncul gejala yang tidak biasa. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi