RadarBanyuwangi.id - Mengikat rambut adalah kebiasaan umum yang dilakukan banyak orang untuk tampil rapi, merasa lebih sejuk, dan mendukung aktivitas sehari-hari.
Namun, di balik manfaat praktisnya, mengikat rambut terlalu kencang dan dalam waktu lama ternyata dapat menimbulkan masalah kesehatan, terutama sakit kepala.
Meski sering dianggap sepele, kebiasaan ini dapat berdampak negatif pada kenyamanan dan bahkan kesehatan jangka panjang, jika tidak diatasi dengan bijak.
Berikut adalah penjelasan medis dan biomekanis mengapa mengikat rambut terlalu kencang bisa menyebabkan kepala terasa nyut-nyutan.
Tekanan pada Kulit Kepala dan Akar Rambut
Saat rambut diikat dengan kencang, folikel rambut, yaitu akar tempat tumbuhnya rambut, mengalami tarikan konstan.
Tarikan ini menciptakan tekanan pada kulit kepala dan saraf di sekitarnya, khususnya di area dahi, pelipis, atau ubun-ubun.
Rasa nyeri ini dikenal sebagai ponytail headache, yaitu sakit kepala yang dipicu oleh gaya rambut yang terlalu ketat.
Stimulasi Saraf di Sekitar Kulit Kepala
Kulit kepala merupakan area yang sangat sensitif karena dipenuhi oleh ujung-ujung saraf. Tarikan dari ikatan rambut yang terlalu kuat dapat menstimulasi atau mengiritasi saraf tersebut.
Akibatnya, muncul rasa sakit yang tidak hanya terbatas di kulit kepala, tetapi juga bisa menyebar ke bagian kepala lainnya, bahkan menjalar hingga ke leher atau belakang telinga.
Ketegangan Otot Leher dan Kepala
Gaya rambut kencang seperti kuncir tinggi (high ponytail) dapat memengaruhi postur kepala dan menyebabkan ketegangan otot di area leher, bahu, hingga tengkuk.
Ketegangan otot ini dapat berkembang menjadi tension headache atau sakit kepala tipe tegang yang membuat kepala terasa berat, kaku, dan pegal.
Gangguan Sirkulasi dan Rasa Sakit di Kulit Kepala
Penarikan rambut yang berlebihan juga bisa mengganggu aliran darah di kulit kepala. Akibatnya, kulit kepala bisa menjadi nyeri saat disentuh atau saat rambut dilepas dari ikatan.
Dalam beberapa kasus ekstrem, stres pada folikel rambut juga bisa menyebabkan kerontokan rambut.
Tips Mencegah Sakit Kepala Akibat Ikat Rambut
- Gunakan ikat rambut berbahan lembut dan elastis seperti scrunchie.
- Hindari mengikat rambut terlalu kencang, beri ruang agar tidak menekan kulit kepala.
- Ganti posisi ikatan rambut secara berkala.
- Lepas ikatan rambut saat di rumah atau sedang tidak beraktivitas berat.
- Gunakan gaya rambut longgar yang tetap rapi seperti kepang atau sanggul santai.
Mengikat rambut memang praktis, tetapi penting untuk memperhatikan tekanan yang diberikan pada kulit kepala. Kamu bisa tetap tampil rapi tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan kesehatan. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi